Warga Porong Marah Karena Diberi Janji Palsu

Tidak ada komentar 7 views

Warga Berusaha Memblokir jalan Raya Porong

SURABAYA (suarakawan.com) – Marah karena selalu diberikan janji-jani palsu oleh Lapindo Brantas dan Pemerintah, ribuan warga dari 45 RT terkena dampak dan korban luapan lumpur Lapindo Brantas ini, mengancam akan memblokir jalan selama 6 hari mulai hari ini (26/05) jika tuntutan mereka tidak diakomodir oleh pemerintah.

“Kami sudah bosan dengan semua janji-janji palsu dari Lapindo Brantas dan Pemerintah selama 5 tahun ini, aksi ini merupakan puncak kekesalan warga dengan semuanya itu,” kata Jasimin, Koordinator aksi 45 RT Korban Lumpur Lapindo, kepada suarakawan.com, Kamis siang (26/05).

Jasimin menambahkan, ganti rugi yang dijanjikan oleh Lapindo Brantas hanya terbayarkan di  Ratusan korban lumpur Lapindo 9 RT saja. Dan yang berasal dari Desa Mindi 18 RT, Desa Pamotan 8 RT, Desa Ketapang 12 RT, Desa Besuki 7 RT, korban lapindo yang yang tidak masuk dalam peta terdampak belum terbayar sampai sekarang.

“Saya harap pak Gubernur bisa memenuhi janjinya,”

Diketahui, pada 6 Agustus 2010 lalu, Tim ahli yang dibentuk Gubernur sebenarnya sudah  memberikan rekomendasi kepada 45 RT ini merupakan wilayah yang berbahaya seiring terus terjadinya amblesan tanah dan pencemaran air.

Hanya saja, hasil rekomendasi itu hingga kini tak jelas arahnya dan tidak menjadi rujukan pemerintah untuk mengambil keputusan. Rumah warga yang mulai retak hingga saat ini juga tak pernah mendapatkan kepastian ganti rugi.(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Warga Porong Marah Karena Diberi Janji Palsu"