Warga Morokrembangan Tuntut Pabrik Pengolahan Aspal Ditutup

SURABAYA (suarakawan.com)-Perwakilan ????warga Morokrembangan, Kec Krembangan, Kota Surabaya, yang menjadi  korban dampak asap pabrik pengolahan  aspal milik PT Sumitama Intinusa,  menggelar audiensi dengan Muspika (Musywarah Pimpinan Kecamatan)  Krembangan, Pemerintah Kota Surabaya dan pemilik PT Sumitama Intinusa ,  Kamis siang (09/06), di aula kantor Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.

Dari Pihak Muspika dihadiri oleh Kompol Suparto- Kapolsek Krembangan, Sumarno – Camat Krembangan dan Kapten Wilson – Danramil Krembangan. Dan pihak PT Sumitama Intinusa dihadiri langsung oleh Suhartono selaku pemilik PT Sumitama Intinusa.

Agenda audiensi ini yakni mengakomodir tuntutan warga dampak pabrik aspal tersebut. Warga menuntut agar pabrik tersebut tutup beroperasi.

Tetapi dalam audiensi ini pihak Muspika menghendaki adanya agenda tuntutan alternatif karena pihak pengusaha mengaku keberatan dengan tuntutan warga.

“Kami tetap dengan tuntutan awal kami yakni ditutup,” kata Roby Koordinator warga Morokrembangan.

Sementara itu, pihak pabrik aspal ini mengharapkan agar dalam kesempatan tercapai hasil yang bijak.(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Warga Morokrembangan Tuntut Pabrik Pengolahan Aspal Ditutup"