Warga Mindi Desak Gubernur Masukkan Peta Terdampak

1 komentar 7 views

SURABAYA– Sebanyak 150 warga Mindi Porong Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur kembali mendatangi kantor pemerintah provinsi Jawa Timur di Jl. Pahlawan Surabaya, Rabu (30/3). Mereka menuntut kejelasan nasib korban lumpur Lapindo Porong Sidoarjo.

“Keterangan yang dipaparkan 2 hari yang lalu tidak berpihak pada kami korban lumpur Lapindo. Karena itu kita kembali menanyakan kejelasan nasib kami,” papar koordinator warga M. Jasimin disela-sela pertemuan di ruang binaloka Pemprov Jatim, Rabu (30/3).

Sedangkan Gubernur Jatim Soekarwo diwakilkan oleh Assisten III bidang Kesajahteraan Masyarakat (Kesmas) Edi Purwinarto mengatakan penjelasannya tidak jauh beda dengan pertemuan Senin lalu.

Sebelumnya Senin lalu, hasil Tim Kajian Kelayakan Permukiman (TKKP) sudah menyimpulkan tingkat keparahan dampak korban Lapindo yakni ada di 9 RT dan 45 RT. Bahkan 45 RT itu ada di Desa Pamotan, Besuki, Mindi dan Ketapang.

“Namun untuk pertimbangkan terkait pembayaran ganti rugi, kata EDI, tidak cukup hasil dari TKKP saja tapi Kementerian ESDM juga perlu kajian-kajian lainnya. Dalam pertemuan Senin lalu, juga sudah ditegaskan pada perwakilan 9 RT dan 45 RT bahwa kasus mereka akan tuntas di 2012,” paparnya.

Edi menambahkan mereka tidak perlu bingung lagi karena persoalan pembayaran ganti rugi dituntaskan di 2012. Malahan materi revisi Perpres Nomor 14 Tahun 2007 tentang BPLS sudah dilakukan. “Warga atau korban diharap bersabar dan tenang,” tambahnya.

Sementara, Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Wiwik Setyaningsih, mengatakan, tujuan mereka ke Kantor Gubernur Jawa Timur tidak lain menuntu pembayaran ganti rugi. Mereka sudah bergerak dari Porong menuju Surabaya dengan mengendarai roda 4 maupun roda dua.

Wiwik menambahkan untuk mengamankan Kantor Gubernur Jawa Timur sudah disiagakan 213 personel dari Polrestabes Surabaya.(ut/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Warga Mindi Desak Gubernur Masukkan Peta Terdampak"