Warga Kalimas Desak Dewan Lagi Tolak Penggusuran

1 komentar 2 views

SURABAYA – Sekitar pukul 08.30 pagi tadi, puluhan massa warga Kalimas Baru kembali mendatangi Kantor DPRD Kota Surabaya (31/3) menolak keputusan PT. KAI yang akan melakukan penggusuran bangunan warga yang nantinya akan digunakan untuk fasilitas karyawan PT. KAI.

Aksi lanjutan pada Senin (28/3) lalu, warga meminta dewan agar PT. KAI membatalkan rencana penggusuran rumah warga.

Santoso koordinator aksi sekaligus Ketua RW 1 Kalimas Baru mengatakan warga kecewa karena pada pertemuan antara PT KA dengan warga Kalimas Baru pada Selasa (29/3) hanya melibatkan beberapa warga saja tanpa ketua RT, ketua RW, maupun lurah.

“Kami tetap menolak penggusuran,” ujar Santoso disela-sela aksi.

Perwakilan warga ditemui Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Mochmaad Anwar. Warga meminta ada kejalasan tentang tanah mereka yang sudah ditempati puluhan tahun.

Dimana Pelindo telah merilis bahwa dari 32 ha lahan miliknya, 9 ha telah berdiri bangunan warga. Sementara PT. KAI hingga kini belum memberikan penjelasan mengenai lahan mereka.

Pantuan suarakawan.com, dalam aksinya, selain membawa beberapa poster dan spanduk berbunyi “Tolak Penggusuran Harga Mati”, warga juga membawa¬†keranda mayat dan replika kereta api bertuliskan “Pembunuh Massal”, sebagai simbol bahwa PT KA tidak mempunyai hati nurani apabila menggusur tanah mereka.

Unjuk rasa yang diikuti sekitar 250 orang dari RW 1,6,9, dan 10 ini dijaga sedikitnya 150 personel polisi dari Brimob dan sebuah water canon guna mengamankan aksi.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso merambat, karena peserta pengunjuk rasa menggunakan satu lajur jalan. (ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Warga Kalimas Desak Dewan Lagi Tolak Penggusuran"