Warga Gadel Desak Sanksi Ditinjau Ulang

Tidak ada komentar 2 views

suasana unas (dok)

SURABAYA(suarakawan.com)-Terkait statemen Menteri Pendidikan Nasional, Muhamad Nuh, tentang tidak adanya contek massal di SDN 2 Gadel Surabaya, warga Gadel, Tandes, Surabaya meminta agar sanksi yang  sudah diberikan kepada kepala sekolah SDN Gadel 2 untuk ditinjau ulang kembali.

Menurut Dwi Siswanto, Ketua Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan Karang Poh Surabaya, dari hasil dari korrdinasi perangkat RT RW dan lainnya, mereka menilai bahwa sanksi pemecatan dianggap terlalu berat.

Pasalnya Sukatman, mantan kepala sekolah yang telah mendapat sanksi sudah mengabdi di SDN Gadel sudah puluhan tahun dan ini tidak sebanding dengan tingkat kesalahannya.

Memang, lanjut Dwi Siswanto, warga Gadel bukan tidak terima serta tidak wewenang terhadap sanksi tersebut, namun warga Gadel khususnya pengurus berharap pada Walikota Surabaya, Tri Risma Harini ditinjau ulang kepeutusan tersebut. Apalagi hubungan Sukatman dengan warga terjalin begitu harmonis.

“Bayangkan saja, Mas. salah satu guru itu ada yang 20 tahun mengajar. Lha inikan sudah terjalin hubungan emosional yang cukup kuat.” terang Dwi Siswanto, Jumat (17/06).

Selain Sukatman, warga juga berharap agar dua orang guru lainnya yang telah dijatuhi sanksi juga ditinjau kembali. (bs/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Warga Gadel Desak Sanksi Ditinjau Ulang"