Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Wanita Ini Disekap dan Diperkosa Selama 6 Tahun Hingga Hamil 4 Kali

10 Nov 2017 // 20:44 // HEADLINE, INTERNASIONAL, PERISTIWA

Lilia with her youngest daughter

MOSKOW (suarakawan.com) – Seorang wanita disekap di tempat tahun selama enam tahun oleh seorang pria.
Parahnya, tak hanya disekap, wanita tersebut juga diperkosa berulang kali hingga hamil empat kali.

Dilansir dari Metro, wanita tersebut melahirkan empat anak di dalam sebuah ruang tanpa jendela dan akses keluar.
Bahkan, parahnya tidak ada cahaya masuk ke dalam ruangan tersebut.

Ia hidup di situ bersama keempat anaknya. Namun, akhirnya wanfita itu berhasil melarikan diri setelah polisi menggerebek rumah tersebut.
Wanita berusia 20 tahunan yang disebut sebagai Lilia berasal dari Moskow, Rusia.

Kepada media setempat, ia mengatakan, “Kami terkunci di dalam sepanjang waktu. Aku tak bisa pergi ke mana-mana.”

Ia pun mengungkapkan bahwa hanya putri bungsunya yang pernah keluar dari ruangan kecil tersebut.

Putri bungsuku pernah keluar sekali seumur hidupnya,” tambahnya.

Pria yang menyekapnya tersebut juga pernah sesekali mengajak anak lainnya keluar rumah.

Namun, sayangnya Lilia tetap disekap di kamar tersebut.

Yang lebih kejam, pria tersebut mengajari anak-anaknya untuk memukul Lilia.

“Saat kamu dewasa, kamu harus terus memukulinya seperti ini, dengan tinjumu, menendangnya, karena dia sangat buruk,” kata pria tersebut yang ditirukan oleh Lilia.

Anak-anaknya dilaporkan tidak bisa berbicara secara benar karena tidak dididik dengan benar.

Lilia mengklaim bahwa pria tersebut akan mengeluarkan Lilia dari derita tersebut asalkan orangtua Lilia membayar 200 juta rubbel atau 2,5 juta poundsterling.
Kasus ini saat ini sedang diselidiki oleh polisi.(tbn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini