Walikota Kediri: Tak Pakai Mobil Baru Nggak Masalah

KEDIRI (suarakawan.com) – Mendapat sorotan dan kecaman dari masyarakat maupun lembaga legeslatif. Pemerintah Kota Kediri urungkan pembelian mobil jenis jeep senilai Rp947 juta yang diperuntukan sebagai mobil dinas Walikota Kediri.

Keputusan pembatalan rencana pembelian mobil jeep ini dilakukan setelah Walikota Syamsul Ashar secara tegas menyatakan penolakanya. Anehnya, Syamsul Ashar mengaku merasa tidak tahu jika rancangan anggaran dana APBD 2013 kurang lebih sebagian dipergunakan untuk keperluan pengadaan mobil dinasnya.

“Sebenarnya, waktu lalu saya pernah ditawari, bagaimana kalau mobil dinasnya diganti. Saya jawab kalau mampu membelikan itu, sesuai keuangan daerah. Lalu dianggarkan dari APBD. Saya nggak tahu kalau mobil yang akan dibeli semahal itu. Kalau saya nggak perlu,” kata Syamsul Ashar.

Lebih lanjut walikota yang juga dokter ini mengakui jika sebelumnya dirinya pernah mengeluh terkait mobil dinas yang ia pakai sehari – hari sangat boros pengisian bahan bakarnya.

Karena keluhanya tersebut, ia akhirnya ditawari untuk mengganti mobil dinas.

Diketahui, untuk operasional kedinasan Walikota Kediri mempunyai dua unit mobil dinas diantaranya jenis Toyota Fortuner dan Honda Accord.

Namun, kendaraan operasional tersebut akhir – akhir ini jarang dipergunakan lebih banyak diparkir.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam rancangan APBD tahun 2013, pemerintah kota Kediri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,5 Miliar. Rincianya, dana sebesar itu diperuntukan pembelian pengadaan kendaraan operasional.(Pen/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Walikota Kediri: Tak Pakai Mobil Baru Nggak Masalah"