Usut Kasus Suap Penipuan CPNS, DPD Demokrat Jatim Bentuk Tim Klarifikasi dan Advokasi

SURABAYA (suarakawan.com) – DPD Partai Demokrat Jatim membentuk Tim Klarifikasi dan Advokasi untuk menyelidiki 10 kader Demokrat Jatim yang dituding ikut menerima uang dari Elizabeth Santi, tersangka kasus penipuan CPNS Jatim.

Tim klarifikasi dan advokasi DPD Demokrat Jatim terdiri dari 5 orang. Yaitu, Deddy Prihambudi (ketua), M Ali Fauzi, Achmad Iskandar, Kadri Kusuma dan M Muzayyin (anggota). Tim ini sudah bekerja dua hari (Senin dan Rabu).

“Senin (26/12) kemarin, kita sudah meminta keterangan dari kader Demokrat yang dituduh menerima uang dan beberapa kader lainnya yang tidak ikut menerima uang Elizabeth,” kata Ketua Tim klarifikasi dan advokasi DPD Demokrat Jatim, Deddy Prihambudi kepada wartawan di kantor DPD Demokrat Jatim, Rabu (28/12).

Dari hasil pemeriksaan itu, Tim sudah membuat resume sementara. Pertama, setelah dilakukan penelusuran dan verifikasi, ternyata testimoni yang disampaikan Santi tidak benar. Kedua, tidak ada kader Demokrat Jatimsebagai pihak yang menerima uang hasil penipuan Elizabeth.

Ketiga, hubungan Hartoyo dan Santi hanya sekedar hubungan organisasi di luar partai, yakni Laskar Cinta SBY (LCS). “Nah, yang terakhir (empat) ini yang paling penting. Tim mempersilahkan 10 kader Demokrat menuntut secara hukum terhadap Elizabeth,” ujarnya.

Sejauh ini, Tim belum mengetahui apakah langkah hukum menuntut Elizabeth itu dilakukan oleh 10 kader Demokrat. “Berkaitan dengan nama-nama yang dicemarkan nama baiknya, sampai sekarang saya belum tahu apakah mereka menempuh jalur hukum atau tidak,” tandasnya.

Untuk klarifikasi itu, Tim berencana menemui Elizabeth Susanti (Santi) dan Burhan Hasibuan (kuasa hukum korban penipuan CPNS) di Rutan Medaeng dalam waktu dekat untuk audiensi. “Tim juga akan menemui orang tua Santi untuk mencari kebenaran hubungan Hartoyo dan Santi yang berhembus selama ini,” tambahnya. (Bng/jto)

Keterangan foto: Deddy Prihambudi, Ketua Tim klarifikasi dan Advokasi DPD Demokrat Jatim. (Bng)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Usut Kasus Suap Penipuan CPNS, DPD Demokrat Jatim Bentuk Tim Klarifikasi dan Advokasi"