Usut Aktor Intelektual Dibalik Warga Jatim Gabung Gafatar

logo_gafatar

SURABAYA (suarakawan.com) – Banyaknya warga Jawa Timur (Jatim) yang gabung Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) diduga ada aktor intelektualnya. Karena itu, aparat kepoilisian diminta mengusut aktor intelektual dibalik migrasi ratusan pengikut Gafatar ke Kalimantan tersebut.

“Polisi harus bergerak. Siapa aktornya harus diusut sehingga kedepan tidak terjadi lagi kasus seperti ini,” kata Gubernur Jatim Soekarwo kepada wartawan di Kantor Gubernur Jatim, Jumat (22/1).

Berdasar Informasi yang diperoleh Gubernur, para mantan anggota Gafatar ini berangkat ke Kalimantan dengan menyetor sejumlah uang. Bahkan, mayoritas dari mereka sampai menjual rumah maupun kendaraan untuk berangkat ke Kalimantan.

Dari Jawa Timur sendiri, total pengikut Gafatar di Kalimantan yang sudah terdata by name by adress sebanyak 315 orang. “Tapi masih ada lagi 194 orang yang mengaku dari Jawa Timur saat ini masih kita data,” cetusnya.

Rencananya, ratusan warga Jatim eks anggota Gafatar itu akan dipulangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (23/1). Pemprov Jatim akan menyambut kedatangan mereka dan menyiapkan lokasi penampungan di Gedung milik Disnaker Jatim yang ada di Margorejo Surabaya.

“Kami sudah siapkan 500 kamar untuk tempat tinggal sementara ratusan pengikut Gafatar itu. Sudah dicek dan siap untuk ditempati sementara,” ujarnya. (Bng/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Usut Aktor Intelektual Dibalik Warga Jatim Gabung Gafatar"