Unjuk Rasa Massa Simpatisan Didepan KPUD Kediri

KEDIRI (suarakawan.com) –  Sebanyak 300 simpatisan pasangan calon wali kota Syamsul Ashar – Sunardi Selasa (10/09) siang mendatangi kantor KPUD Kota Kediri di jalan Jaksa Agung Suprapto, berunjuk rasa menantang anggota KPUD Kota Kediri,untuk berani melakukan ritual sumpah pocong.

Atas terselenggaranya pemilihan wali kota kediri yang dinilai diindikasi penuh kecurangan ke 300 simpatisan ini, tidak bisa masuk mendekat ke kantor KPUD.Karena keburu dihadang oleh Ratusan personel ke Polisian, yang sejak pagi disiagakan di sepanjang jalan Jaksa Agung Suprapto.

Simpatisan hanya diperbolehkan, menyampaikan aspirasinya, berjarak 15 meter.Disela sela orasi berlangsung, salah satu anggota komisioner kpud kota kediri dari divisi sosialisai Zaenal Arifin bersedia keluar dari kantor kpud menemui ke 300 pengunjuk rasa.

Saat menemui mereka, Zaenal Arifin disuruh menerima miniatur keranda mayat yang diusung pengunjuk rasa, salah satu tuntutan pengunjuk rasa, yakni meminta KPUD menyiarkan informasi, ke media massa cetak mau pun elektronik jika penyelenggaraan pilwali sekarang ini masih dalam tahap proses sengketa.

Setelah aspirasinya diterima.Simpasitan paslon Samsul Ashar -Sunardi kemudian membubarkan diri. Saat Berlangsungnya aksi demo ini,sepanjang jalan Jaksa Agung Suprapto terpaksa di tutup total.

Dalam pengamanan,aksi unjuk rasa.Ada sekitar 200 personel ke polisian, diback up unsur TNI AD disiagakan dikantor KPUD, termasuk 1 unit mobil water canon. (Pen)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Unjuk Rasa Massa Simpatisan Didepan KPUD Kediri"