Unas SD, Surabaya di Peringkat 17

kadiknas Jatim, Harun menunjukkan hasil unas

SURABAYA (suarakawan.com) – Kota Surabaya kembali mengalami penurunan peringkat nilai. Surabaya hanya di peringkat 17 di Ujian Nasional SD/MI tahun 2010/2011 berdasar data yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Jatim Sabtu (18/6).

“Kota Surabaya menempati peringkat 17 SD dan MI berada di peringkat 18 dengan rata – rata nilai 23,92,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun kepada wartawan di dinas pendidikan Jatim, Sabtu (18/06).

Selain itu, Peringkat 10 besar SD secara berurutan diraih  Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Tulungagung, Gresik, Kota Madiun, Kota Lamongan dan Kabupaten Nganjuk.

Sedangkan MI posisi 10 besar  swasta adalah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lamongan, Kota Madiun, Kabupaten Gresik, Kota Lamongan dan Kabupaten Nganjuk.

Sementara itu sekolah yang menduduki posisi tiga besar adalah SDN Made 4 Lamongan, SDN Kedung Gempol Mojokerto dan SD Al Yalu Malang. Sedangkan untuk siswa dengan nilai tertinggi yaitu Dyah Ayu Sentari dari SD Sidokumpul 4 Gresik, disusul oleh Putri Siswi dari SD Kalibaru Wetan Banyuwangi dan Siti Azizah dari SD Gempol Pasuruan.

Nilai tertinggi di Surabaya yang diraih Christoper Eri Susanto asal SD Petra 5 menempati urutan keempat se-Jawa Timur.

Ia menambahkan, tahun ini, sebanyak 597.761 siswa SD mengikuti UN di Jawa Timur, dari 25.528 sekolah penyelenggara. Urutan teratas dengan nilai terbaik memang didominasi daerah. Demikian pula untuk SD/MI swasta.

Pihaknya menginstruksikan kepada semua daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungannya masing-masing. Peningkatan terutama untuk daerah yang kurang berprestasi. “Kualitas pendidikan harus tetap ditingkatkan, jangan sampai kalah dengan daerah yang lain,” ujarnya (aca/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *