Tsunami Tak Mampu Hancurkan Fudai

Tidak ada komentar 13 views

Pintu Air Fudai

FUDAI(suarakawan.com)-Tak semua wilayah di Jepang hancur di sapu tsunami pada 11 Maret silam. Ternyata masih ada satu satu desa kecil berdiri utuh seperti biasa setelah tsunami. Tidak ada rumah hanyut. Bahkan, mereka nyaris tidak basah.

Apakah ini keajaiban seperti sebuah masjid di Aceh yang tetap utuh meski sekitarnya porak poranda diterjang tsunami ? Ternyata tak sepenuhnya keajaiban. Fudai adalah desa yang selamat, berkat dinding besar yang melindungi desa itu.

Semula pembangunan dinding itu dianggap mahal dan merupakan kebodohan seorang walikota. Namun sekarang dibenarkan setelah memberikan keselamatan bagi masyarakat.

Sekitar 3.000 warga yang tinggal di antara pegunungan di belakang sebuah teluk berutang hidup mereka untuk seorang pemimpin yang melihat kehancuran dari tsunami sebelumnya dan menjadikannya prioritas masa jabatan empat dekade untuk membela umat-Nya dari tsunami yang berikutnya.

Tembok setinggi 15,5 meter di antara pegunungan membutuhkan waktu belasan tahun untuk membangun dan menghabiskan biaya lebih dari ¥ 3.560.000.000.

“Pembangunannya menghabiskan banyak uang. Tapi tanpa itu, Fudai akan menghilang, “kata seorang nelayan Satoshi Kaneko, 55, yang bisnis rumput lautnya telah hancur tetapi yang senang memiliki keluarga dan rumah utuh.

Proyek gerbang dikritik sebagai pemborosan pada tahun 1970. Tapi gerbang dan tembok laut yang sama tinggi di belakang pelabuhan perikanan yang berdekatan masyarakat itu  melindungi Fudai dari tsunami yang melenyapkan  begitu banyak kota lain.(jt/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tsunami Tak Mampu Hancurkan Fudai"