TRAFIKING PRIGEN: Beromzet Ratusan Juta Rupiah

SURABAYA (suarakawan.com) – 13 gadis korban traficking yang berhasil diselamatkan oleh Unit Wanita Dan Susila Dit Reskrimum Polda Jatim dari daerah Prigen, Pasuruan benar -benar menjadi mesin uang bagi sang germo.

Maklum saja dengan tarif Rp.500.000 maka keuntungan ratusan juta rupiah per bulannya dapat diperoleh dari sindikat ini.

“Rata-rata sehari para gadis itu bisa melayani tamu dua orang, namun pola pembagiannya adalah 40 persen untuk germo dan 40 persen untuk gadis tersebut, 20 persen untuk makelar. Jadi omzetnya bisa mencapai ratusan juta rupiah dalam sebulan,” ujar Kanit II wanita susila Dit Reskrimum Polda Jatim, Jum’at (17/02) dinihari.

Alumni Akpol’98 ini menambahkan, pola rekruitmen para gadis ini, sang germo terkadang langsung turun ke daerah asalnya Bandung untuk mencari gadis-gadis yang perlu pekerjaan. Awalnya mereka dijanjikan akan dipekerjakan sebagai PRT (Pembantu Rumah Tangga).

“Para gadis itu ada yang direkrut dari daerah Jawa Barat dengan alasan akan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga dan setelah di penampungan diberi fasilitas hutang, sehingga ketika diperjual belikan tidak dapat mengelak karena sudah terjerat hutang,” terangnya.

Aziz menambahkan bahwa tidak semua korban yang terpaksa diperjual belikan, namun ada yang juga keingginan sendiri karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Hingga berita ini di turunkan, pihak penyidik masih mendalami periksaan terhadap dua orang, yaitu Naning (50) warga Bandung yang berperan sebagai mucikari atau germo dan Nuri (40) warga Malang yang membantu Naning mencari pelanggan.

“Keduanya terancam dengan Undang-Undang Trafiking No 21 Tahun 2007 pasal 2 dengan ancaman hukuman 3-15 tahun denda 120 juta-600 juta rupiah,” urai Aziz.

Terkait dengan para korban, rencananya setelah dilakukan pemeriksaan administratif, juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan, kemudian akan menghubungi pihak keluarga untuk dipulangkan ke keluarga masing-masing. “Kita lakukan tahapan pemeriksaan tersebut untuk para korban, dan juga sebelum kita pulangkan ke pihak keluarga, akan kita berikan konseling atau bekal wawasan agar tidak terjerumus lagi dalam praktek traficking,” demikian Kompol Aziz.

Sebelumnya, unit Wanita Dan Susila Dit Reskrimum Polda Jatim berhasil menyelamatkan 13 gadis dari praktek prostitusi dan traficking. Ke 13 gadis yang berasal dari daerah Bandung,Ciamis,Pangandaran,Malang,dan Surabaya ini diselamatkan dari daerah Prigen, Pasuruan. Menurut Kanit Wanita Dan Susila, Kompol Aziz Adriansyah usia gadis-gadis itu antara 18-23 tahun. (Wis/jto)

Keterangan Foto: Tersangka NN Saat Diperiksa Di Polda Jatim.(wis)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "TRAFIKING PRIGEN: Beromzet Ratusan Juta Rupiah"