TPS KBS Akan Diperpanjang Dengan Penambahan Beberapa Personel

SURABAYA (suarakawan.com) – Kejelasan nasib pengelolaan Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang berakhir pada 18 Februari 2012 sudah semakin jelas. TPS akan diperpanjang masanya dengan penambahan beberapa personel dari unsur Kementerian Kehutanan, Kemendagri, Pemprop Jatim dan Pemkot Surabaya.

Sumber suarakawan.com di Kemenhut menyebutkan hasil perpanjangan masa TPS KBS diputuskan dalam rapat yang dihadiri unsur-unsur tersebut yang dipimpin oleh Direktur Konservasi keanekaragaman Hayati Kementerian Kehutanan, Kamis (16/02).

Namun sayangnya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini tak menghadiri rapat tersebut dan mengirim surat tanggapan atas undangan Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Kemenhut yang intinya Pemkot Surabaya bersih keras untuk mengelolah aset tanah milik Pemkot Surabaya yang dipakai oleh KBS.

“Surat walikota tersebut bernomor 593/764/436.1.2/2012 dan ditunjukkan langsung ke Direktur KKH Kemenhut,” ujar sumber suarakawan.com, Kamis (16/02) malam.

Sumber tersebut menjelaskan draft SK Kemenhut tentang perpanjangan Tim Pengelolahan Sementara dan segera diajukan ke Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan

Berikut Draft susunan pengurus TPS KBS:

Tim Pengarah: Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kemenhut, Sekjen Kemendagri, Gubernur Prop Jatim, Walikota Surabaya dan Ketua Umum PKBSI.

Pelaksana:

Ketua I: Pemprop (Asisten II)

Ketua II: Pemkot Surabaya (masih belum diketahui)

Ketua Harian: Tony Sumampouw

Sekretaris I: Luthfi (Kepala BKSDA Jawa Timur)

Sekretaris: Asisten Setda Kota Surabaya.

Anggota: Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemprop Jatim, Asisten III Pemkot Surabaya.

Bidang Pengamanan: Direktur Penyidik dan Keamanan Hutan Kemenhut, Kepala Satpol PP Propinsi Jatim, Kepala Satpol PP Kota Surabaya

Bidang Operasional: Kadis Peternakan Jawa Timur, Kadis Kehutanan Jawa Timur, Kadis Pertanian Kota Surabaya, Kabiro SDA Pemprop Jatim.

Bidang Konservasi: Kadis Pertanian Kota Surabaya, Kabid Wilayah II BKSDA Jawa Timur, Prof Dr Ali Kodrat, Prof Dr Setiawan (FKH UGM), Prof Dr Kusnoto (FKH Unair), drh Wiwik Bagja (Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) dan DR. drh Wijaya Tambualeka (PKBSI).

Bidang Pengawas: Ketua DPRD Kota Surabaya, Inspektur Wilayah II, Inspektur Wilayah III Itjen Kemenhut, Kasubdit Urusan Daerah Itjen Otda Kemendagri, Inspektur Propinsi Jawa Timur dan Inspetur Kota Surabaya.

“Jadi Pak Tony tetap mempunyai kebijakan untuk mengelolah KBS,” ucap sumber tersebut.

Yang menarik, lanjutnya dalam draft tersebut adalah point penting yang telah diakomodir yakni mendayagunakan staf operasional secara optimal sesuai dengan SOP (Standard Operasional Prosedur) yang selama ini menjadi permasalahan di KBS.

Sementara itu, Tony Sumapouw menyambut baik dengan kabar tersebut dan dia akan melaksanakan tugasnya demi kelansungan satwa di KBS.

“Amin mas, saya baru dengar ini dari anda,” sergahnya saat dihubungi melalui seluler, Kamis (16/02) malam.

Saat disinggung langkah apa yang dia (Tony Sumampouw, red) lakukan untuk memperbaiki KBS, Tony Sumampouw menjelaskan pertama, butuh dana segera untuk operasional yang ada yakni minimal Rp 90 M, Kedua, mengadakan sistem manajemen yang rapi untuk membenahi SDM yang ada, Ketiga, konsep tentang KBS yang modern.

“Diantara ketiga poin tadi yang terpenting adalah pembenahan SDM,” tutup Tony.(Jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "TPS KBS Akan Diperpanjang Dengan Penambahan Beberapa Personel"