Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Tompi Tantang Potong Tangan Dokter yang Memalsukan Kondisi Pasien

17 Nov 2017 // 18:21 // HEADLINE, SELEBRITI

images (1)

JAKARTA (suarakawan.com) – Ketua DPR RI Setya Novanto mengalami kecelakaan saat mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik di Jalan Permata Berlian, Jakarta. Tersangka kasus e-KTP itu langsung dilarikan ke RS Medika Permata Hijau.

Dalam foto yang beredar, Setya Novanto tampak terbaring di ruang rawat rumas sakit mengenakan baju biru. Kepalanya diperban dan selang pembantu pernapasan terpasang di hidungnya.

Penyanyi Tompi yang juga dokter spesialis Bedah Plastik menilai, bila ada pasien yang mengalami luka memar di kepala tanpa luka luar, seharusnya tidak perlu diperban.

“Kl kepal kebentur, memar namun gak ada luka luar , trus diperban…. artinya dokternya perlu sekolah lagi,” tulis Tompi di akun twitter-nya @dr_tompi tanpa menyebut yang dimaksud adalah Setya Novanto.

Menurut dia, dokter yang terbukti merekayasa kondisi kesehatan pasiennya merupakan tindakan yang tidak dibenarkan. “Dan dah pasti masuk neraka soalnya ikut2an ngibulL,” lanjut Tompi.

Ia pun menantang dokter yang terbukti memalsukan kondisi pasien untuk berani memotong tangannya. “Dokter yg ngerawat dg memalsukan tindakan—terbukti — potong tangan! Berani gak?,” ungkap Tompi.

Sebelumnya, pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengatakan, kondisi kliennya luka parah dan diperban.

Kepalanya juga dikatakan benjol besar, tangannya berdarah semua. “Benjol seperti bakpao,” kata dia.(lp6/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini