Tolak Tips, SPH Sumbang YPAB

Tidak ada komentar 12 views

siswa YPAB yang tengah menunjukkan kemampuan SPH

SURABAYA (suarakawan.com)-Agar bisa berdaya dan mandiri, maka penderita cacat fisik seperti buta seharusnya mendapat dukungan dan kesempatan, bukan belas kasihan.

Berangkat dari pemikiran tersebut, Surabaya Plaza Hotel (SPH) memutuskan untuk mengalihkan tips dari tamu yang sebelumnya dikumpulkan kemudian di bagikan kepada staf menjadi disumbangkan untuk Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) Surabaya.

“Mungkin ini baru pertama di Surabaya atau Indonesia ada hotel yang secara tegas menolak pemberian tips dari tamu hotel,” papar GM SPH Yushak Anshori disela launching NO Tips, Senin (13/06).

Kepada para tamu SPH, Yushak menjelaskan bahwa pihaknya mempersilahkan agar Tamu menyumbangkan uang tips tersebut kepada YPAB yang berlokasi di kawasan Gebang melalui boks yang tersedia di beberapa lokasi hotel.

“Jadi kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kami terhadap mereka yang cacat agar lebih berdaya,” imbuhnya.

Menanggapi langkah SPH tersebut, ketua yayasan YPAB, Prof. Dr soedarso Djojonegoro menghargai dan akan menggunakan dana bantuan dari tamu SPH tersebut untuk membiayai proses pendidikan di YPAB yang saat ini memiliki 75 siswa mulai tingkat TK, SD hingga SMP.

“Anak-anak ini bukanlah warga kelas 2 yang perlu dikasihani. Jika diberi dukungan dan kesempatan, mereka bisa memiliki kemampuan setara dengan mereka yang normal,” papar mantan rektor Unair ini.

Lebih lanjut Prof. Soedarso menyatakan bahwa para siswa yang diasuhnya memiliki berbagai kemampuan setara atau bahkan melebihi anak lain yang penglihatannya normal.

“Siswa kami ada yang mampu melakukan operasi komputer, programer komputer bahkan ada juga bisa bersepatu roda layaknya anak normal,” ungkapnya penuh bangga. (nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tolak Tips, SPH Sumbang YPAB"