Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Tolak Pasal Penodaan Agama Direvisi, Begini Penjelasan Pimpinan DPR

16 May 2017 // 16:09 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

dpr

JAKARTA (suarakawan.com) – Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengaku tidak setuju jika pasal 156a KUHP tentang penodaan agama direvisi. Hal itu menyusul keinginan sebagian kelompok agar aturan itu ditinjau ulang pasca vonis dua tahun penjara kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus penodaan agama.

“Gak perlu direvisi kok. Semuanya NKRI. Jadi kalau ada penistaan agama semuanya harus berlaku pada semua umat. Gak boleh pada semua agama,” kata Taufik di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Selasa (16/5).

Wakil Ketua Umum PAN ini meminta seluruh rakyat Indonesia mengamalkan nilai-nilai Pancasila untuk tidak menyinggung agama lain. Sehingga, muncul kesadaran untuk selalu menghormati setiap agama maupun suku.

“Siapapun tidak boleh menyinggung masalah isu tentang agama. Karena ini berbahaya. Apalagi kalau negara lain mau ikut campur tangan cawe-cawe negara kita,” pungkasnya.(ve1/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini