TNI AL Belum Tingkatkan Pengamanan Bandara Juanda

SURABAYA(suarakawan.com)-TNI AL belum akan melakukan penambahan jumlah personil pasukan yang bertugas mengamankan Bandara Juanda, pasca terjadinya teror bom pada Rabu lalu. Satuan Tugas Pengamanan Bandara Juanda yang terdiri dari Kopaska, Provost, Lantamal, serta Lanudal hanya meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya maupun ancaman teror.

Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmatim, Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katiandagho mengatakan, penambahan personil akan dilakukan bila terjadi lagi ancaman yang lebih besar.

“saat ini Kopaska disana ada satu tim, kita akan tambah bila ada ancaman yang sifatnya lebih besar.” tegas Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katiandagho, Sabtu (28/05).

Penemuan bom yang menjadi teror bagi masyarakat pengguna jasa pesawat terbang menurut Yeheskiel merupakan ancaman terhadap kewibawaan pemerintah dan kepercayaan dunia internasional.

“Ini ancaman serius bagi keamanan nasional yang harus segera di tindak lanjuti dengan penanganan yang cepat.” lanjutnya.

Sampai saat ini pihak TNI AL masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium, terhadap tiga bahan peledak yang ditemukan di Bandara Juanda, yang berhasil diatasi oleh Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska).

Namun secara terpisah, Pangarmatim Laksmana Muda Bambang Suwarto menyatakan bahwa pihak TNI AL sudah mendapat informasi yang menyebutkan pelaku berada di Gresik dan sudah menurunkan tim untuk mengejar.(PetrusR/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "TNI AL Belum Tingkatkan Pengamanan Bandara Juanda"