Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Tindak Kejahatan Selama Ramadan Menurun

14 Jun 2017 // 14:29 // HEADLINE, HUKUM & KRIMINALITAS, KRIMINALITAS

ilustrasi maling

JAKARTA (suarakawan.com) – Polda Metro Jaya mencatat, terjadi penurunan angka tindak kejahatan menonjol seperti pembunuhan, pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pada bulan Ramadan tahun 2016 dibanding 2017, di Jakarta dan sekitarnya.

Pada bulan Mei 2016, terjadi enam kasus pembunuhan; 163 kasus penganiayaan berat; 304 kasus curat; 75 kasus curas, diantaranya 23 kasus todong, 51 kasus rampas, dan 1 perampokan. Selanjutnya, terjadi 234 pencurian sepeda motor; serta 44 pencurian mobil.

Sepanjang bulan Ramadan (Juni) 2016, terjadi enam kasus pembunuhan; 133 kasus penganiayan berat; 292 kasus curat; 64 kasus curas diantaranya 13 kasus todong, 48 kasus rampas, dan tiga kasus perampokan. Kemudian terjadi 178 kasus pencurian sepeda motor; dan 51 kasus pencurian mobil.

Sementara itu, pada bulan Mei 2017, terjadi enam kasus pembunuhan; 88 kasus penganiayan berat; 163 kasus curat; 40 kasus curas terdiri dari 10 kasus todong, 28 kasus rampas dan dua kasus perampokan. Lalu, terjadi 115 kasus pencurian sepeda motor dan 39 pencurian mobil.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengatakan, angka tindak kejahatan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Guna terus menekan angka tindak kejahatan pada bulan Ramadan dan Idul Fitri, Polda Metro Jaya meningkatkan kegiatan patroli.

“Banyak rumah-rumah yang akan ditinggalkan oleh penghuninya. Kita akan melaksanakan patroli untuk mencegah terjadi pencurian di rumah kosong. Kita ingin memastikan situasi masyarakat aman dan tenang selama menjelang lebaran,” ujar Suntana.

Dikatakannya, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga situasi keamanan di lingkungannya.

“Meninggalkan rumah dalam keadaan aman, mematikan listrik dan kompor sehingga tidak ditinggalkan bisa menyebabkan bahaya. Dan kita sudah memobilisasi semua stakeholder di bidang pengamanan baik hansip, satpam, kelurahan dan lainnya, sudah kita mobilisasi supaya menjaga lingkungan bersama-sama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga dapat menitipkan kendaraannya di kantor polisi seperti Polsek yang memiliki lahan parkir luas.

“Untuk barang berharga bisa dititipkan di tempat-tempat barang berharga, untuk mobil dan motor bisa dititipkan di polisi,” katanya.(bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini