Tiket KA Habis, Calo Merajalela

Tidak ada komentar 15 views

Dua Calon Penumpang KA saat melihat monitor Tiket

SURABAYA (suarakawan.com) – Mendekati libur panjang akhir pekan selama empat hari mulai Kamis (2/6), calo tiket kereta api kelas eksekutif dan bisnis makin berani beraksi.

Mereka berkeliaran di sekitar halaman Stasiun Pasar Turi, Surabaya mendekati para calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket.

Seperti yang dilakukan oleh Jono (bukan nama sebenarnya), salah seorang calo tiket di Stasiun Pasar Turi, Surabaya,  mengatakan, dia menjual tiket dengan harga lebih mahal dari harga resmi yang dikeluarkan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Misalnya,  untuk tiket kereta Gumarang Bisnis  yang dijual resmi Rp 135.000, Jono menjual dengan harga Rp 185.000.

”Saya ambil untung variatif tergantung kelas keretanya, biasanya saya antara  Rp 50.000- Rp 100.000,” katanya saat ditemui di halaman Stasiun Pasar Turi, Selasa pagi (31/5).

Jono menambahkan,  dia membeli tiket dari salah seorang oknum pegawai PT Kereta Api Indonesia yang bertugas di Stasiun Pasar Turi. Dia memesan kepada oknum tersebut tiket kereta yang kemungkinan paling banyak diburu masyarakat.

”Saya ngemel dulu sama pegawai kereta api. Di komputer keluar berapa, langsung saya ambil. Adanya sepuluh ya diambil,” ujar Jono dengan lugu.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai calo tiket ini mengaku, praktik percaloan tiket di stasiun kereta api adalah hal yang jamak ditemui. Sebab, beberapa oknum PT Kereta Api Indonesia pun melakukan hal sama. Calon penumpang yang membeli langsung di pegawai kereta api, juga harus membayar lebih mahal Rp 20 ribu per tiket.

”Kalau tidak ada akses ke dalam, mana mungkin saya bisa dapat tiket, terus dijual lagi,” tambahnya. (jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tiket KA Habis, Calo Merajalela"