Tidak Ada Evaluasi, Komisi E Takut Panggil KONI

 SURABAYA (suarakawan.com) – Komisi E DPRD Jatim yang berniat untuk memanggil KONI Jatim terkait dengan laporan merosotnya Jatim di Pon XVIII, nampaknya tidak akan terwujud atau alias takut. Pasalnya kapan kepastian melakukan evaluasi terhadap lembaga yang membidangi olah raga di Jatim tersebut belum juga jelas.

Sejumlah sumber menyebutkan, KONI Jatim sudah bertemu dengan Ketua Komisi E, Sugiri Sancoko untuk melaporkan hasil perolehan medali, meski laporan yang dilakukan masih informal.

“Kita sudah menyampaikan, meski secara informal. Untuk formalnya KONI siap menunggu panggilan Komisi E,” tegas Dhimam Abror, Kamis (11/10).

Dikatakannya, KONI Jatim dipegang mantan Gubernur Imam Utomo saat itu targetnya Jatim merebut 100 medali emas. Ternyata target tersebut mengantarkan Jatim menjadi juara umum saat PON XVII.

“Jadi kalau 100 medali, KONI Jatim sudah memenuhi. Meski KONI Jatim tidak menjadi juara umum,” tegas dia.

Sebelumnya, sikap Komisi E DPRD Jatim dibawah pimpinan Sugiri Sancoko yang akan memanggil KONI Jatim ternyata hanya lips service saja. Buktinya, janji untuk klarifikasi terkait dengan kekalahan kontingen Jatim dalam PON XVIII di Riau pada tanggal 2 Oktober 2012 ternyata tak juga terealisasi.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Kodrat Sunyoto mengaku jika pihaknya sudah mendesak kepada Ketua Komisi E, Sugiri Sancoko agar segera mengundang KONI terkait kekalahan kontingan Jatim di PON XVIII lalu. Namun kenyataannya, desakan ini tak pernah di respon.

‘’Jujur kita tidak ada niatan untuk mencari kambing hitam. Tapi kita akan meluruskan serta klarifikasi mengapa hal ini sampai terjadi. Padahal anggaran yang dipersiapkan jumlahnya tak tanggung-tanggung,” ujarnya. (aca/era)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tidak Ada Evaluasi, Komisi E Takut Panggil KONI"