Tertangkap, Tiga Anggota Sindikat Penggelapan Mobil

SURABAYA(suarakawan.com) -Tiga anggota sindikat penggelapan mobil mewah berjenis sport utility vehicle (SUV) Kalimantan-Jawa ditangkap anggota Unit Jatanum Sat Reskrim Polrestabes Surabaya.

Tiga tersangka yang ditangkap adalah Toha (43), warga Tubuwung, Dukun, Gresik; Ahmad Basuki (33), asal Tambakboyo, Tuban dan Apandik (30), warga Baron, Dukun, Tuban. Menurut Kasat Reskrim polrestabes Surabaya, AKBP Farman, terbongkarnya kasus ini bermula dari adanya informasi transaksi mobil Ford Ranger nopol DA 9280 BI warna putih. “Kami memancing tersangka di Jembatan Merah Plaza dengan uang jadi Rp 5 juta. Mobil itu dijual Rp 42 juta,”  ujar Farman.  (24/2).

Polisi masih memburu Anwar dan Kuntor, keduanya tinggal di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Dalam pemeriksaan diketahui, mobil keluaran 2008 ini dibeli Kuntoro dengan cara kredit. Kuntoro lantas mengalihkan mobil itu ke Anwar. “Untuk menghilangkan jejak, Anwar melemparnya ke Jawa. Kali ini tugas tersangka Toha dan dua makelarnya, yakni Apandik dan Basuki,” imbuh Farman.
Pihak leasing sendiri kesulitan menelusuri jejak mobil dan Kuntoro selaku pemohon kredit. Kasus ini lantas dilaporkan ke Polres Banjarmasin yang berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya hingga akhirnya tertangkap.
Toha mengaku membeli mobil bodong seharga  34 juta. (Bs/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tertangkap, Tiga Anggota Sindikat Penggelapan Mobil"