Terminal Petikemas Surabaya Overload

Tidak ada komentar 5 views

Suasana Bongkar Muat Kontainer

SURABAYA- Keputusan Menteri Perhubungan nomor 157 tahun 2011, per 8 maret 2011 lalu, yang memberikan izin usaha kepada PT Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS) sebagai Badan Usaha Pelabuhan(BUP), mulai berdampak pada daya tampung kontainer. Saat ini sudah melebihi kapasitas tempat penampungan kontainer, hingga overload mencapai 102 persen.

M Zaini, Dirut PT TPS menyatakan, penumpukan kontainer  terjadi karena banyaknya importir yang belum mengambil kontainer barang yang ada. Kini pihaknya terus mendesak para importir untuk segera mengambil kontainer barangnya agar arus peti kemas di  TPS kembali normal  dan menghindari penumpukan peti kemas.

“Nah, karena sudah terjadi penumpukan, kita akan secepatnya mencari solusi terkait over load yang terjadi. Misalkan saja seperti memindahkan kontainer ke perusahaan lain. Juga penerapan  sanksi dengan mengenakan biaya sewa berlipat bagi perusahaan yang tidak mau memindahkan kontainer barang miliknya.” tegas M Zaini.

Diketahui, bahwa Terminal Peti Kemas Surabaya  secara total mampu menampung 21 ribu 836 teus atau twenty-foot equivalent unit yakni dengan perincian 11 ribu 636 teus untuk import dan 10 ribu 200 teus untuk eksport. Sedangkan waktu untuk mengedapkan kontainer di PT Terminal Petikemas rata-rata hanya 6 hari untuk import dan 3 hari untuk eksport

Sementara itu dari data TPS yang ada, jumlah kedatangan kapal ship call selama triwulan 1 tahun 2011 tercatat 379 kali. Diantaranya 239 kapal tujuan international dan sisannya tujuan domestic. Sedangkan produksi bongkar tercatat 110.297 box atau setara 149,466 teus dan produksi muat 107.429 box atau setara 145.974 teus.(bs/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Terminal Petikemas Surabaya Overload"