Terkait Kasus Bimtek, Anggota DPRD Siap Dilakukan Pemeriksaan

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Musyafak Rouf

SURABAYA (suarakawan.com) –  proses penanganan dugaan korupsi Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Surabaya akan memasuki tahap krusial dalam pekan ini yaitu pemeriksaan dan pemanggilan anggota Dewan.

Semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya siap kapan saja untuk dimintai keterangan oleh polisi.

Wakil Ketua Komisi C DPRD kota Surabaya, Simon L saat dikonfirmasi, Minggu (10/07) mengatakan pihaknya siap memenuhi panggilan dari polisi apabila keterangannya sangat di perlukan guna mendukung proses penyidikan Bimtek. “ saya sebagai warga negara yang baik harus memenuhi panggilan polisi, bila keterangan dari saya sangat diperlukan,” ujarnya.

Secara terpisah Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Adies Kadir mengatakan, pihaknya juga siap menerima panggilan polisi bila diminta. Ia mengaku , justru ingin tahu di mana posisi kesalahannya dan bimtek mana yang dianggap ada unsur korupsinya. “Setahu saya Bimtek itu sudah diatur undang-undang, jadi kalau dianggap menyimpang tentu saya ingin tahu di mana letak korupsinya,” ujarnya.

Selain 2 wakil rakyat tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Musyafak Rouf mengatakan hingga kemarin belum menerima surat panggilan dari pihak kepolisian. Namun, bila dia mendapat surat panggilan, apakah sebagai saksi kunci atau bukan dirinya siap saja. “Saya siap saja, tapi saya kan tidak pernah ikut dalam bimtek, apakah saya juga akan dipanggil sebagai saksi,” tuturnya.

Perlu diketahui Polrestabes akan mengagendakan pemeriksaan terhadap para anggota DPRD Kota Surabaya pada minggu ini.(aca/nas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *