Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Tentukan Bacagub Jatim, Golkar Lakukan Survei Terlebih Dahulu

31 May 2017 // 20:52 // HEADLINE, PILKADA

golkar

SURABAYA (suarakawan.com) – Partai Golkar tampaknya tak akan mengikuti parpol lain yang sudah memulai mewacanakan akan menyiapkan bakal calon gubernur dan wakilnya yang akan diusung maupun di dukung di Pilgub Jatim 2018.

Pasalnya, Partai Golkar berhati-hati dalam menentukan calon kepala daerah yang mana calon kepala daerah tersebut diharapkan mampu mendongkrak suara Partai Golkar di Pileg maupun Pilpres 2019 mendatang.

Ketua DPP Partai Golkar, Zainuddin Amali mengatakan ada mekanisme yang ketat di Partai Golkar untuk menentukan bakal calon gubernur yang akan mengikuti pilgub termasuk di Pilgub Jatim 2018.

”Sampai saat ini untuk Pilgub, Golkar belum menentukan calon baik di Pilgub Jabar ataupun di Pilgub Jatim,” jelasnya saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (31/5).

Mantan Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini menjelaskan bahwa mekanisme di Golkar dalam menentukan bakal calon gubernur yaitu DPP Partai Golkar akan menurunkan tim survei yang turun langsung ke Jatim.

”Mereka ini yang melakukan survei di semua daerah di Jatim dengan turun langsung siapa bakal calon gubernur yang layak memimpin Jatim. Survei tidak hanya satu kali saja namun sampai tiga kali. Dan ada jarak waktu survei tersebut karena survei di masyarakat bisa berubah-ubah,” lanjutnya.

Setelah dilakukan survei, sambung pria yang juga ketua Komisi II DPR RI mengatakan nantinya juga DPP Partai Golkar akan juga mendengar aspirasi dari DPD Golkar Jatim dan membahasnya dalam sebuah rapat untuk bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Jatim.

”Sekali lagi kami tegaskan bahwa kami berhati-hati sekali dalam menentukan bakal calon gubernur dan tidak ingin terburu-buru,” jelasnya.

Soal munculnya dukungan ke beberapa tokoh di Jatim yang dilontarkan oleh petinggi Golkar, Zainuddin Amali memastikan bahwa dukungan tersebut bukan dukungan resmi dari Partai Golkar.

”Itu dukungan pribadi atau perseorangan saja. Namun, resminya sampai saat ini belum ada,” pungkasnya. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini