Tega, Ayah Jual Anak Dan Istrinya

Tidak ada komentar 5 views

Kedua tersangka bersama petugas

SURABAYA (suarakawan.com) – Hanya karena lama  menjadi pengangguran yang berdampak pada kebutuhan hidup, Henry (41), warga Jalan Tempel Sukorejo, Surabaya tega menjual dua anak dan Istrinya kepada laki-laki hidung belang.

Terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan saudara tersangka ke Mapolsek Tegalsari. “Tante korban telah melaporkan bahwa tersangka
telah menjual dua anaknya. Pertama Ver (12) dijual kepada lelaki hidung belang dan balita yang dijual kepada pasutri di Kalimantan,” kata Kapolsek Tegalsari, Kompol Mustofa, Rabu (13/07).

Menurut Kompol Mustofa, untuk anaknya bernama Ver telah dijual kepada laki-laki hidung belang sebanyak 20 kali. Tersangka mematok harga antara Rp100 ribu hingga Rp350 ribu untuk sekali kencan. Dari harga tersebut, tersangka mampu mengeruk keuntungan hingga Rp200 ribu.

Bahkan untuk memuluskan aksinya tersebut, tersangka menggandeng rekannya Suhariyadi (43) yang sebelumnya juga pernah menikmati kemolekan tubuh Ver.

Tak cukup sampai disitu, anaknya yang masih balita juga dijual kepada Pasutri di Kalimantan dengan dalih diadopsi. “Untuk yang balita dijual dengan harga Rp7,2 Juta. Uang tersebut diterima tersangka dalam bentuk cash. Kejadian itu sekira tahun 2010 lalu,” katanya.

Selain itu, Henry juga menjual istrinya yang bernama Poo Yong Wei kepada sejumlah lelaki hidung belang. Kabar terakhir, Istri tersangka saat ini berada di Bandung bersama salah satu pelanggan Henry.

Sementara, kondisi psikis Ver sejak kasus ini terungkap menjadi trauma dan dalam perawatan lembaga sosial perlindungan anak di Surabaya.

Dihadapan petugas, Henry mengakui semua perbuatannya. Sejak di PHK dari pekerjaanya pada tahun 1999 lalu menjadi pengangguran. Sejak saat itu sudah tidak punya lagi sumber penghasilan.

Sementara uang hasil kejahatannya itu digunakan untuk berfoya-foya. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal berlapis Undang-undang nomer 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan UU no 21 tahun 2007 tentang Trafikking dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (bs/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tega, Ayah Jual Anak Dan Istrinya"