Tanah Wiyung 19.500 m2, Diakui Milik PSAB

Tidak ada komentar 17 views

sengketa tanahSURABAYA (suarakawan.com) – Sengketa tanah kembali terjadi di daerah Wiyung yang diwakili pihak pelapor Kumarto & beberapa ahli waris yang diwakili Imbuh Heryanto cs dengan Pihak kelurahan Wiyung Gufron sebagai teradu didampingi camat Kusnan terlihat ambisi dan ngotot dengan nada keras memaksa bahwa tanah yang menjadi objek masalah tersebut benar adanya. Ditambah lagi atas kehadiran Selamet untuk menambah pengakuan tersebut dan mengatasnamakan wakil dari LKMK kecamatan Wiyung padahal bukan sebagai pengurus struktural LKMK yang berwenang melainkan hanya sebagai seksi pembangunan, sehingga suasana menjadi ricuh dengan pihak pelapor Kumarto namun akhirnya suasana dapat tenang karena diambil sikap oleh mediator.

Dalam mediasi yang diselenggarakan Rabu (18/06) di Kantor Komisi Pelayanan publik Provinsi Jawa Timur turut juga hadir Kepala Puskesmas Wiyung dr Tatien, Ibu Masriah dari pihak PSAB (Proyek Sarana Air Bersih) termasuk dari pihak BPN yaitu Nanang dan Bambang.

Dalam pertemuan yang dimediasi oleh KPP Soeprapto SH menanyakan tentang klasider tahun 1973.

“Ini bukan wewenang BPN,” ungkap Nanang.

Di sisi lain, dari pihak PSAB, Masriah selalu berupaya mempertahankan tanah seluas 19.500 m2 yang sudah dibeli sejak tahun 1985 dengan 4 orang tersebut. Padahal bukti autentik dan akte jual beli tidak ada.

Masriah juga ingin agar pertemuan ini menjadi landasan pengajuan salah satu syarat membuat sertifikat di BPN.

“Kami sudah melakukan mediasi. Jika pada pihak bersikukuh pada pendiriannya masing-masing maka dapat dilakukan proses hukum lebih lanjut,” ungkap Soeprapto. (aca1/era)

 

 

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tanah Wiyung 19.500 m2, Diakui Milik PSAB"