Tak Punya Uang Pulang Kampung, PRT Curi Laptop

SURABAYA (suarakawan.com) – Seorang pembantu rumah tangga (PRT), Moch. Abdul Rochim (17), warga Ds. Seriaji Kec. Sukosewu, Bojonegoro, mencoreng nama majikannya, Ny. Indah yang diketahui sebagai guru les muridnya sekaligus korban, Grace Felicia.

Betapa tidak, pelaku telah menggasak laptop merk Accer dan uang tunai Rp 100 ribu milik korban yang ketinggalan di rumah Ny. Indah di Jl. Kutisari Indah Barat I. Tak pelak, tersangkapun dilaporkan ke Polsek Tenggilis.

Waktu itu, korban usai mengikuti les di rumah Ny. Indah, laptopnya dipinjam oleh temannya Devina William ketinggalan. Selanjutnya ditinggal makan dan les bersama Ny. Indah. Setelah itu, pulang ke rumahnya.

Dua hari kemudian ia baru ingat setelah ditanya oleh orang tuanya. Korbanpun menghubungi Devina dan dijawab ditaruh ditumpukan kardus dekat tempat les. Kemudian korban kemudian mencarinya kesana, laptop sudah tidak ada di tempat.

Hasil penyelidikan polisi, mencurigai PRT Ny. Indah yang telah mencurinya. Tanpa banyak ampun, polisi lantas menciduk dan mengintrogasinya. “Ternyata tersangka mengakui perbuatannya,” jelas AKP Bambang Lamadiri, Kanitreskrim Polsek Tenggilis, Jumat (10/2) kemarin.

Sedangkan pengakuan Rochim kepada petugas bahwa laptop dicuri saat dirinya pulang kampung dan melihat laptop korban yang kemudian dicurinya. “Laptop langsung saya masukkan ke dalam tas agar tidak kerahuan Bu Indah,” akunya.

Sesampai di terminal itu, sambil menunggu bus datang ia membaca koran yang menerima jual laptop. Langsung saja ia menghubungi nomor telpon orang itu janjian ketemu di terminal. “Laptop saya jual laku Rp 1,6 juta. Hasilnya buat kebutuhan hidup sehari-hari,” tukasnya.(sk/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tak Punya Uang Pulang Kampung, PRT Curi Laptop"