Tak Digaji, Disiksa Lagi !

Tidak ada komentar 7 views

AKBP Anom Wibowo Menunjukkan Foto Korban

SURABAYA (suarakawan.com) – Polrestabes Surabaya menangkap 4 orang pelaku yang masih sekeluarga yang terdiri dari suami, istri, anak dan menantu. Karena mereka telah menyiksa dengan sadis ketiga pembantunya

Kini korban baru saja menjalani operasi bahkan tidak menutup kemungkinan korban terancam diamputasi kakinya karena membusuk.

Pelaku adalah  Tan Fang May (47), Edy Budianto (50), Ezra Tantoro (27) dan Roni Agustin (32). Mereka semuanya tinggal di satu rumah di Jalan Darmo Permai Selatan.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo, pelaku melakukan penyiksaan sejak 6 bulan terakhir dengan sangat keji. Diantaranya, dipukul, disiram air panas tubuhnya dan diikat serta  dirantai dilakukan secara perorangan dan kadang kala dilakukan pelaku secara bersama sama.

“Pelaku ini juga tidak memberikan hak gaji. Padahal per bulan hanya digaji 400 ribu rupiah.” terang Anom.

Parahnya pelaku tidak diberi makan seminggu. Kadang diberi makan yang sudah  membusuk. Itupun korban harus makan dengan kaki dirantai  dan makan sama anjing di halaman belakang. Lebih parah lagi korban  disekap di kamar mandi sejak pukul 4 sore sampai 7 pagi.

Terungkapnya kasus ini berwal dari Majikan yang melaporkan pembantunya mencuri barang barang milik majikan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan polisi tidak menemukan adanya kegiatan pencurian yang dilakukan para korban ini. Justru menemukan kekerasan di tubuh korban yang dilakukan oleh majikannya sendiri.

Kini polisi masih melakukan penyelidikan. Polisi juga menyita barang bukti sutil penggorengan, kain untuk pembungkam mulut korban dan rantai. (bs/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tak Digaji, Disiksa Lagi !"