Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Tagar #AhokForBali1 Jadi Trending Topic

24 Apr 2017 // 21:15 // HEADLINE, PILKADA

Ahok-121

JAKARTA (suarakawan.com) – Kekalahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta disambut dengan kekecawaan oleh banyak pendukungnya. Sambil mengucapkan terima kasih kepada Ahok, para pendukung Gubernur DKI Jakarta ini menggalang petisi agar Ahok maju dalam Pemilihan Gubernur Bali. Petisi tersebut dibuat oleh WIKA Ganesha pada 19 April 2017.

Tanda pagar (tagar) #AhokForBali1 pun menggema di Twitter. Tagar ini sekarang menempati urutan kedua trending topic. Berdasarkan pantauan Tempo di twitter, sebanyak 11.100 lebih muncul cairan netizen menggunakan tanda pagar tersebut.

“#AhokforBali1 buktikan dan dukung demi kebinekaan dan anti SARA. Bali butuh manusia tegas, kerja keras, santun dan bersih seperti Ahok, ” ujar Obhi Rhopidha dalam akunnya @ObieMRA pada Senin, 24 April 2017.

“Kami dukung sepenuhnya #AhokforBali1. Ini waktunya warga Bali membuktikan kepunyaannya pada kebinekaan & toleransi,” tutur Salinan Huwel lewat akun twitternya @ninahuwel.

Sebelumnya dalam petisi Ahok for Bali 1 WIKA mengungkapkan bahwa Pilkada DKI Jakarta mencerminkan ketidakadilan demokrasi. Ia menilai demokrasi tidak harus sejalan dengan nilai-nilai universal dan rasionalitas. Sedangkan demokrasi yang berlangsung di Jakarta kemarin menurut dia berlangsung dengan cara yang tidak rasional bahkan brutal.

“Ia (Ahok) tetap adalah aset bangsa yang harus diselamatkan dan sekaligus dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemajuan demokrasi di Tanah Air,” ucap WIKA dalam petisinya. (tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini