Surabaya Dirikan Posko Penanganan Ulat Bulu

Tidak ada komentar 4 views

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya mendirikan posko atau pusat informasi seputar penanganan ulat bulu, yang sudah menyebar luas ke wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Koordinator Posko Ulat Bulu Alexandre S Siahaan, Selasa (19/4), menjelaskan, sudah banyak warga yang menghubungi posko untuk melaporkan adanya ulat bulu di daerahnya, atau mencari tahu bagaimana penanganannya.

Seperti halnya pada Selasa (19/4) ini, sebanyak 10 warga dari daerah Darmo Permai, Bendul Merisi, Wisma Medoan Ayu, Mulyosari, Gunung Anyar, Ketintang, Mayjen Sungkono, Kenjeran Dalam yang menghubungi posko.

“Sebagian dari mereka yang melapor mencari tahu bagaimana cara penanganan ulat bulu, dan ada yang memberitahukan jika daerahnya ada ulat bulu, seperti laporan dari warga Kenjeran Dalam,” katanya.

Menurutnya, pihaknya juga barusan mendapat laporan dari warga Kenjeran Dalam, namanya Pak Fauzi, yang melaporkan ada banyak ulat bulu di daerahnya.

“Begitu mnendapati lamporan itu, kami langsung menurunkan tim kesana, dan membawa tangki sekalian,” ujarnya.

Saat ini, katanya, daerah yang ditemukan ulat bulu di Surabaya ada di daerah Rungkut, Wonorejo, Kalianak dan Kenjeran Dalam. “Posko kami buka 24 jam. Setiap laporan yang masuk dari warga, akan langsung kami tindaklanjuti,” katanya.

Mengenai persediaan obat, Alex mengatakan obat ulat bulu di Dinas Pertanian masih cukup banyak yakni sebanyak 40 kaleng. “Kami juga membuat obat hayati untuk memusnahkan ulat bulu. Kami juga selalu berkoordinasi dengan Balai Proteksi Hama Penyakit Provinsi Jatim,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluarkan surat intruksi kepada camat, lurah dan ketua RW di wilayah Kota Surabaya, agar selalu waspada terhadap serangan ulat bulu.

Dalam surat instruksi yang ditandangani wali kota ini tertanggal 11 April 2011, Nomor 521/1598/436.6.9/2011 menyebutkan ada tiga instruksi yang harus dijalankan para camat, lurah dan ketua RW di daerah tersebut.

Pertama, melaksanakan Perda No.6/2009 tentang perlindungan, kedua pengendalian dan ketiga pemanfaatan tumbuhan dan satwa, yaitu untuk melarang adanya penangkapan burung di wilayah Kota Surabaya.

Selain itu, lanjut dia, mewaspadai adanya indikasi serangan ulat bulu untuk segera malaporkan ke Koordinator Posko, Alexandre S Siahaya, melalui nomor telepon 0318275404, 081231343335. (Ant/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Surabaya Dirikan Posko Penanganan Ulat Bulu"