Stadion Gunung Lengis Masih Ditentang Warga Gresik

GRESIK (suarakawan.com) – Puluhan aktivis yang tergabung dalam aliansi Gerakan Penyelamatan Lengis (GPL) melakukan demonstrasi di depan kantor DPRD Gresik. Aksi unjuk rasa puluhan aktivis tersebut menolak pembangunan Stadion di Gunung Lengis.

“Kami menuntut agar ketua DPRD Zulfan Hasyim untuk segera membentuk tim pansus seperti yang dijanjikan sebelumnya untuk meninjau kembali kelayakan pembangunan di stadion gunung lengis,” ucap korlap aksi Alushudi berapi-api. Alushudi menduga ada manipulasi dalam FS (Feasibility Study) oleh pemkab Gresik, untuk itu dia bersama kawan-kawannya kembali berdemo untuk menolak pembangunan stadion di Gunung Lengis.

Selain melakukan orasi secara bergantian, puluhan aktivis tersebut memaksa untuk memasiki gedung dewan seperti dalam aksi yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Karena pihak demonstran memaksa maka demonstrasi yang semula berlangsung damai tersebut menjadi ricuh karena saling dorong antara pengunjuk rasa dengan pihak petugas kepolisian yang berjaga didepan pintu pagar kantor dewan. setelah sekian lama terjadi aksi dorong, akhirnya para demonstran bisa masuk kedalam gedung dewan dan memaksa anggota dewan untuk mendukung aksi penolakan pembangunan Stadion Gunung Lengis tersebut.

Selain itu para demonstran juga sempat menyegel pintu gedung DPRD agar para anggota dewan yang berada didalam tidak bisa keluar sebelum mendukung aksi mereka.

Ketua DPRD Gresik Zulfan Hasyim menuturkan, terkait dengan tuntutan para pengunjuk rasa tersebut. Intinya kami mau menerima masukan aktivis GPL asal dilakukan dengan santun.

Setelah anggota dewan tidak ada yang mau menemui dan mendukung aksi mereka, para demonstran keluar gedung untuk berorasi lagi dan menghujat DPRD Gresik yang dinilai tidak pro rakyat.(ika/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Stadion Gunung Lengis Masih Ditentang Warga Gresik"