Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Soal Pilkada DKI, Sumarno: Ada Putaran Kedua

17 Feb 2017 // 19:01 // HEADLINE, PILKADA

pilkada

JAKARTA (suarakawan.com) – tKetua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, Sumarno memastikan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta dilanjutkan ke putaran kedua. Hal ini nampak dari hasil sistem informasi penghitungan suara (Situng) yang dilakukan KPU.

“Kalau dari hasil Situng saat ini yang sudah berjalan 99,8%, dipastikan ada putaran kedua,” kata dia, di Hotel Bidakara, Jumat (17/2). Situng merupakan data yang digunakan oleh KPUD sebagai hasil resmi Pilkada.

Menurut Sumarno, data hasil Situng merupakan data pembanding dari tabulasi data C1. Sistem ini akan menyesuaikan formulir C1 dengan jumlah daftar pemilih tetap yang tercatat.

Berdasarkan data sementara dalam website KPU, pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mendapat suara sekitar 43 persen. Disusul pasangan nomor urut 3 Anies baswedan-Sandiaga Uno sekitar 40 persen dan pasangan nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sekitar 17 persen.

Meski begitu, Sumarno mengatakan akan mengumumkan hasil resmi pada 4 Maret 2017 mendatang. Saat ini, KPU masih melaksanakan rekapitulasi manual yang sekarang sampai di tingkat kecamatan.

Terkait putaran kedua, Sumarno mengatakan akan ada kampanye dengan format yang berbeda. “Calon hanya akan melakukan satu kali debat untuk penajaman visi-misi,” ujarnya.

KPU juga akan melakukan evaluasi terkait permasalahan DPT dan surat suara yang kurang. Sumarno mengatakan pihaknya akan memperbaiki data DPT supaya semua bisa memiliki hak untuk memberikan suara. “Mulai dari warga yang tidak terdaftar, hingga pemilih pemula yang berusia 17 tahun,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal, pilkada putaran kedua ini akan dilaksanakan pada tanggal 19 April 2017. Jika ada ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi, jadwal tersebut bisa molor. (tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini