Sindir Rektorat, Mahasiswa Unair Galang Dana Gotong Royong

SURABAYA (suarakawan.com)-Setelah rektorat Unair mengungkapkan bahwa alasan mereka menaikkan biaya SP3 adalah karena masalah defisit keuangan, tak membuat mahasiswa Unair yang mengkritisi kegijakan ini lantas berhenti.

Bahkan aktifis mahasiswa yang bergabung dalam Forum Advokasi Mahasiswa (FAM) Unair, GMNI FEB dan GMNI Hukum justru mengadakan aksi Penggalangan Dana Gotong Royong untuk Unair.

“Gerakan ini merupakan aksi simbolis untuk menyindir pejabat unair yang dengan dalih mengalami defisit keuangan mengambil jalan pintas menaikan biaya pendidikan. Walaupun sesungguhnya pernyataan defisit keuangan itu sendiri belum terbukti kebenaranya, karena hingga detik ini transparansi dari anggaran Unair masih gelap dan kabur,” papar humas aksi Albertus Beny, Kamis (16/06).

Gerakan gotong royong untuk Unair, lanjut Beny akan menggelar acara panggung seni budaya sebagai simbolisasi penolakan kenaikan biaya pendidikan dan juga penggalangan dana gotong royong pada kamis sore pukul 15.00-17.00 di Tandon Herman-Bimo (Pertigaan Fisip dan FIB).

“Acaranya antara lain adalah Dangdutan,Musikalisasi Puisi,Instrumental Biola,Ludrukan dengan judul ” Berbarengan Gagas Masa Depane Unair” dan diakhir Menyayi bersama Lagu Perjuangan Nasional,” pungkas Beny.(jt0/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *