Seluruh Pengurus SKM Terancam Dipecat

Tidak ada komentar 4 views

SURABAYA – Badan Pengurus Pusat Forum Pegawai Merpati (FPM) PT. Merpati Nusantara Airlines menilai tuduhan yang dilakukan oleh pengurus Serikat Karyawan Merpati pada Februari lalu di beberapa media massa yang mengatakan bahwa kinerja Merpati Nusantara di ambang kebangkrutan akibat menumpuknya tunggakan hutang tahun 2010 adalah sangat tidak mendasar, sebab Direksi Merpati yang seakrang baru memimpin Merpati pada bulan Juli 2010 . Demikian press release Forum Pegawai Merpati (FPM) yang diterima suarakawan.com, Kamis (14/4).

Ketua Harian Badan Pengurus Pusat Forum Pegawai Merpati (FPM) PT. Merpati Nusantara Airlines, Danu Risman mengatakan tuduhan yang dilakukan oleh pengurus pengurus serikat pekerja Merpati itu tidaklah mewakili karyawan Merpati sebab dalam tubuh Merpati terdapat banyak serikat pekerja diantaranya Forum Pegawai Merpati, Asosiasi Awak Kabin Merpati, Asosiasi Pilot Merpati, Asosiasi Pegawai Teknik Merpati yang jumlahnya lebih besar dari Serikat Karyawan Merpati.

Menurut Danu Risman, tumpukan hutang terhadap Merpati adalah akumulasi hutang yang dicetak oleh Direksi masa lalu yang banyak diselewengkan dan di korupsi seperti dalam kasus penyewaan pesawat Boeing kepada TALG yang uang sewanya yang sudah dibayarkan Merpati lenyap tanpa bekas dan sekarang sudah masuk tahap penyidikan di KPK.

“Sebelumnya direksi Merpati yang melakukan peyelewengan dan dugaan korupsi adalah sangat didukung oleh Serikat Karyawan Merpati. Dan diketahui banyak pengurus serikat karyawan Merpati yang duduk di posisi empuk, yang justru melakukan pembiaran terhadap rusaknya keuangan Merpati dan penyelewengan”, ujar Danu Risman.

Direksi yang lalupun pernah melakukan pemecatan dan mutasi serta penon joban kepada 10 pengurus Forum pegawai Merpati karena melaporkan dugaan korupsi manajemen Merpati ke KPK dan Kejaksaan yang pada akhirnya mendapat bantuan hukum dari FSP BUMN Bersatu dan manajemen Merpati berhasil di kalahkan serta FSP BUMN Bersatu bisa meyakinkan Meneg BUMN untuk merombak Direksi Merpati.

Saat ini tidak ada keresahaan sama sekali di kalangan karywan Merpati sebab tidak pernah gaji karywan merpati tertunda atau dibayar 2 kali pembayaran selama dipimpin oleh manajemen yang sekarang. Karena itu terhadap pemecatan 2 pengurus Serikat Karyawan Merpati adalah merupakan langkah tepat.

” Untuk itu Forum Pegawai Merpati meminta kepada Direksi Merpati untuk tidak hanya memecat 2 pengurus Serikat karyawan Merpati saja, namun memecat semua pengurus Serikat karyawan Merpati yang terlibat, karena itu merupakan kesepakatan bersama pengurus Serikat karyawan Merpati”, terang Danu.

Terkait mundurnya Wakil Direktur utama Merpati, forum Pergawai Merpati sangat menyambut baik dan gembira, karena terkesan sebenarnya Merpati tidak memerlukan Wakil Direktur Utama, yang menyebabkan managemen merpati semakin gendut. Walaupun sebelumnya Wakil Dirut Merpati yang mundur adalah berasal dari Direktorat General Perhubungan Udara.

Divisi Keselamatan penerbangan yang tadinya diharapkan bisa membantu untuk melakukan komunikasi dengan Departemen Perhubungan, sekarang ini dirasakan tidak diperlukan lagi, karena Direktorat Keselamatan Penerbangan saat ini sudah sangat professional dalam melakukan penilaian mengenai mutu keselamatan penerbangan dan sudah bersih dari mafia mafia. (ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Seluruh Pengurus SKM Terancam Dipecat"