Selena Gomez Akhirnya Buka Suara Soal Kesehatan Mentalnya

LOS ANGELES (suarakawan.com) – Selena Gomez secara terbuka membahas kesehatan mentalnya. Ia melihat kesehatan mental sebagai sesuatu yang harus ditaklukkan secara permanen.

Harper’s Bazaar menuliskan, penyanyi Wolves ini meyakini 2018 adalah tahun yang baik untuknya, namun ia masih ragu pada kemampuannya untuk memenangkan pertarungan melawan kesehatan mentalnya.

“Saya mengalami banyak masalah dengan depresi dan kecemasan, dan saya sangat vokal dalam hal ini, tapi ini bukanlah sesuatu yang bisa saya lalui,” kata penyanyi berusia 25 tahun itu sebagaimana dikutip Sydney Morning Herald.

“Saya pikir ini adalah pertempuran yang harus saya hadapi sepanjang sisa hidup saya, dan saya baik-baik saja karena saya tahu pilihan saya.”

Sepanjang karirnya, Gomez – yang menemukan ketenaran sebagai aktris cilik dalam film Barney dan Wizards of Waverly Place Disney – telah dihantui kesehatan fisik, yang menurutnya mempengaruhi kesehatan mentalnya.

Laman Sydney Morning Herald menuliskan, pada Januari 2014, Gomez menjadi berita utama saat membatalkan sejumlah konser.

Setahun setelah beredar rumor bahwa ia membatalkan konser lantaran masuk rehabilitasi narkoba, dia mengungkapkan sedang menjalani kemoterapi setelah didiagnosis menderita lupus, penyakit autoimun.

Gomez istirahat dua tahun, untuk menjaga kesehatan mentalnya setelah menjalani perawatan lupus.

“Saya telah menemukan bahwa kegelisahan, serangan panik dan depresi dapat menjadi efek samping lupus, yang masing-masing menjadi tantangan sendiri,” katanya

“Saya ingin bersikap proaktif dan fokus pada menjaga kesehatan dan kebahagiaan saya, dan telah memutuskan bahwa jalan terbaik adalah dengan meluangkan waktu.”

“Saya perlu menghadapi masalah ini untuk memastikan bahwa saya melakukan segala kemungkinan untuk menjadi diri saya terbaik.”

Pada pertengahan 2017, Gomez menerima transplantasi ginjal, yang dibutuhkan sebagai dampak lupusnya.(bs/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Selena Gomez Akhirnya Buka Suara Soal Kesehatan Mentalnya"