Sejumlah Kedubes Barat di Libya Dibakar Massa

TRIPOLI – Gedung kedutaan besar sejumlah negara Barat di Libya dibakar massa, Minggu (01/05) waktu setempat. Kemarahan ini buntut dari serangan udara NATO yang menewaskan putra bungsu dan tiga cucu pemimpin Libya Muammar Khadafi.

Menurut Deputi Menteri Luar Negeri Libya, Khaled Kaim, yang dikutip kantor berita Associated Press, massa menyerbu sejumlah gedung milik perwakilan diplomatik Inggris, Italia, Amerika Serikat (AS), dan PBB. Hal itu memicu Inggris dan Italia menarik dubesnya dari Libya.

Menurut Menteri Luar Negeri Inggris William Den Haag , gedung kedutaan berikut rumah duta besar mereka di Tripoli sudah hangus dibakar. “Bangunan-bangunan itu sudah sama sekali hancur,” ujar Den Haag.  Den Haag menyatakan Libya melanggar kewajiban internasional melindungi misi diplomat di Tripoli.

Sebagai balasan, pemerintah Inggris mengusir duta besar Libya di London. Dia harus segera meninggalkan Inggris hari ini.

AS pun mengecam aksi penyerangan kantor diplomatiknya di Libya. “Rezim Khadafi sekali lagi melanggar tanggungjawab dan kewajiban internasional dalam melindungi kantor-kantor misi diplomatik,” demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

Mewakili pemerintah Libya, Kaim menyayangkan “serangan atas sejumlah kantor diplomatik asing itu.” Namun, menurut Kaim, polisi Libya saat itu kalah jumlah dalam menghadapi massa. Dia mengatakan pemerintah Libya akan membayar ganti atas kerusakan itu. (AP/iza-ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *