SEFT Gelar Terapi Berhenti Merokok Untuk PNS Dan Dokter

proses terapi

SURABAYA(suarakawan.com) – Untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan oleh rokok, ratusan dokter dan Pegawai Negeri Sipil Selasa siang(12/07) mengikuti terapi untuk berhenti merokok di Graha Sawunggaling Pemkot Surabaya, Jalan Sedap Malam,Surabaya.

Uniknya, terapi ini hanya menggunakan teknik totok dua jari tangan untuk memijat titik-titik yang telah diterangkan atau dikenal dengan metode SEFT. Seperti kedua jari telunjuk dan jari tengah yang digunakan untuk memijat kepala, alis, dada, dan punggung serta pergelangan tangan.

Hal tersebut memang terbukti, salah satunya adalah M. Yasin. salah satu Pegawai Negeri Sipil Pemkot Surabaya. Bahwa ia memang memiliki niat untuk berhenti merokok. Namun niatan itu susah untuk dilakukan ketika bertemu dengan teman teman yang sesama perokok.

“Sebenarnya saya sudah kepingin banget berenti merokok. Tapi tahu sendiri kan kalau sudah ketemu sesama perokok kita pasti juga kepingin merokok lagi.” terang M Yasin.

Namun saat dirinya sudah mengikuti terapi, perlahan-lahan ia mulai bisa mengurangi jumlah batang yang setiap harinya.

Sementara, Syarif Thayib, trainer, mengatakan bila perokok aktif tersebut ingin sembuh maka harus mengetahui akar dari permasalahan si perokok. Baru setelah itu harus diterapi totok kepala, alis, dada dan punggung, karena titik titik tersebut merupakan pengaruh dari permasalahan perokok.

Ia juga menambahkan, dalam terapi tersebut peserta disarankan saat terapi disertakan berdoa. Sebab, lanjutnya, kekuatan doa juga berpengaruh pada kesembuhan.(bs/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *