Satu Lagi Pekerja Wanita Terpapar Radiasi Fukushima

Ruang isolasi korban terkena paparan radiasi nuklir PLTN Fukushima, Daiici, Jepang

TOKYO – Perusahaan Tenaga Listrik Tokyo, TEPCO, Minggu (01/05) mengatakan seorang karyawan perempuan di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima, Daiichi, dinyatakan positif terkena radiasi nuklir. Ini merupakan kasus kedua, setelah karyawan perempuan sebelumnya terkena paparan radiasi.

Wanita berusia 40 itu telah terkena paparan radiasi sebesar 7,49 millisieverts , atau 1,5 kali batas nasional yang diperbolehkan. Saat itu ia tengah bekerja di kantor medis dalam ruangan di PLTN Fukushima.

Wanita tersebut terus bekerja hingga 15 Maret, 4 hari setelah bencana 11 Maret lalu, dan setelah itu ia dipindahkan ke kantor lain. Ia disebutkan tidak tampak memiliki masalah kesehatan akibat paparan radiasi tersebut.

Wanita yang hingga kini identitasnya belum diketahui tersebut ditemukan setelah menderita akibat paparan radiasi. Untuk sementara ia mendapatkan perawatan.

TEPCO mengatakan bahwa perempuan itu mungkin telah menghirup zat radioaktif  yang telah melekat pada pakaian pekerja lain pada hari-hari awal krisis nuklir terjadi. Karena pada beberapa waktu setelah kecelakaan itu, para pekerja tidak mengenakan topeng dalam gedung. Dimana wanita itu bekerja di pabrik Fukushima sampai 15 Maret.

“Kita harus bercermin pada situasi dimana kita membiarkan non-radiasi pekerja ambil bagian dalam operasi darurat tersebut.” kata seorang  pejabat TEPCO.

Untuk diketahui, pada hari Sabtu, sebelumnya seorang pekerja wanita dirawat di rumah sakit terkena radiasi dengan batas 250 millisieverts. (kyodonews/iza)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Satu Lagi Pekerja Wanita Terpapar Radiasi Fukushima"