Satroni Rumah Di Demak

Tidak ada komentar 11 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Sudah menyandang gelar residivis dan kerap kali keluar – masuk penjara, tidak membuat Muhajir (34), kapok dan kembali ke jalan yang benar. Malahan warga Jl. Krembangan Baru Sekolahan Gg. Kalamin, menyatroni lokasi proyek di kawasan Jl. Raya Demak, untuk mencuri uang.

Namun usahanya berhasil dipergoki korban, Sanemo (32), asal Pasuruan. Tak ayal, Muhajir pun dijadikan sansak hidup warga. Beruntung anggota patroli Polsek Krembangan mengetahuinya ada pencuri tertangkap kemudian mengamankannya ke markas komando (mako).

Bermula tersangka jalan kaki hendak pergi ke rumah temannya di kawasan Pasar Loak. Saat melintas di rumah yang sedang direnovasi korban, berhenti. Kesempatan ini dipergunakan tersangka untuk masuk lalu mengacak – acak kamar para kulii bangunan di dalam. Kemudian mencuri uang di dalam tas Rp 100 ribu.

Setelah berhasil, korban bermaksud kabur. Tanpa diduga, mendadak berpapasan dengan korban saat akan masuk. “Merasa ada orang asing masuk, korban menegur dan meneriakinya maling. sehingga membuat tersangka ketakutan.

“Tersangka takut ditangkap, langsung kabur sambil membawa uang. Tapi tersangka berhasil ditangkap warga tak jauh dari lokasi dan menghajarnya beramai – ramai,” ungkap AKP Dodon, Kapolsek Krembangan.

Dodon mengatakan bahwa tersangka merupakan pemain lama dan sudah sering kali mencuri. Bayangkan, dalam setahun, tersangka sudah dua kali dipenjara. Di Polsek Krembangan, pernah ditangkap sebanyak dua kali atas kasus yang sama. Dan terakhir juga menghuni Polrestabes kasus pencurian HP. (sk/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Satroni Rumah Di Demak"