Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Sandi Ogah Tinggal di Rumah Dinas, Ini Alasannya

12 Oct 2017 // 19:52 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

sandi

JAKARTA (suarakawan.com) – Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno menyatakan, tidak ingin tinggal di rumah dinas yang disiapkan Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI. Pernyataan itu ia sampaikan usai melakukan pengepasan dan sesi foto Pakaian Dinas Upacara (PDU).

“Saya sudah mutuskan enggak tinggal di rumah dinas. Tapi rumah dinasnya digunakan untuk kegiatan warga, pengajian dan pertemuan simpul masyarakat,” kata Sandi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/10).

Kediaman Sandi saat ini terletak di Jalan Pulombangkeng, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sementara Sulaiman, anak Sandi, bersekolah di wilayah Jakarta Selatan.

“Lebih memudahkan mobilisasi kalau kami tinggal tetap di Selatan,” kata Sandi.

Ditemui terpisah, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri Mawardi mengatakan, ada dua rumah dinas wakil gubernur di Jakarta Selatan. Pertama berada di Jalan Besakih, Kuningan Timur, dan di Jalan Denpasar, Karet Kuningan.

Mawardi menjelaskan rumah dinas di Jalan Besakih dipakai Djarot Saiful Hidayat saat menjadi wakil gubernur. Sedangkan rumah dinas wakil gubernur di Jalan Denpasar tidak terpakai.

“Kami ada satu rumah dinas di Jalan Denpasar, kemungkinan Pak Sandi pilih yang di Jalan Denpasar,” kata Mawardi.

Mawardi tidak tahu akan digunakan untuk apa rumah tersebut jika tidak ditempati Sandi. Tugasnya hanya menyiapkan dan memfasilitasi.

Berbeda dengan Sandi, Gubernur DKI terpilih Anies ingin menempati rumah dinas gubernur yang terletak di depan Taman Suropati, Jakarta Pusat. Namun ia tidak ingin menempati rumah itu buru-buru.

“Kita mengalir ya, tidak hari itu juga atau besoknya. Sambil lihat suasana karena saya juga belum ke sana, belum lihat. Belum tahu seberapa siap itu langsung dipakai,” kata Anies.(cnn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini