Sambangi Kiai NU di Malang, Emil Disebut Pemimpin Muda dan Berprestasi

MALANG (suarakawan.com) – Usai menghadiri HUT Badan Pembudayaan Kejuangan 45, Emil Elistianto Dardak bersilaturahmi ke kediaman KH. Syamsul Ma’arif (Abah Syamsul) di Jl. Binor No.59, Ngujil, Bunulrejo, Kabupaten Malang, Kamis (22/3).

Seperti yang dilakukan dalam kunjungan pada sejumlah ulama sebelumnya. Kali ini, Emil juga mengatakan kunjungannya sebagai sambung doa dan tali silaturrahmi.

Sebeum masuk ke dalam kediaman kiai tersohor di Malang tersebut, Emil sempat menyapa dan menyalami nenek tua, bernama Mi’ati (89) yang merupakan warga setempat. Keduanya saling sapa, berkenalan, dan tidak lupa Emil memohon doa restu.

“Mungkin nenek belum tahu, perkenalkan kulo Emil Dardak, pasangan Ibu Khofifah, mohon doa restunya Nek!,” katanya.

“Enjih, enjih. Semoga menang bersama Ibu Khofifah” jawab nenek Mi’ati.

Kemuduan Emil melangkah masuk langsung menemui Kyai Syamsul yang sudah menunggu sejak tadi. Dalam pertemuan tersebut, pria bergelar doktor ekonomi pembangunan di usia 22 tahun ini disambut dengan senang hati di ruang tamu kediamannya. Bahkan Umi Rifa, istri Mbah Syamsul juga ikut menemui serta ngobrol bersama.

Sambil menikmati suguhan makanan di meja, tidak sampai 30 menit obrolan Emil dengan Kiai NU tersohor itu berakhir. Lalu Emil memohon pamit untuk segera melanjutkan perjalanannya. “Saya pamit dulu Kyai, mau balik ke Surabaya,” kata Emil.

“Oh, iya monggo, (iya silakan), saya doakan semoga sukses. Jatim butuh pemimpin seperti muda, cerdas, dan berprestasi seperti Mas Emil” jawab kiai Syamsul seraya senyum riang.

Selain manjadi panutan Kiai Nahdhatul Ulama, Mbah Syamsul merupakan tokoh yang disegani. ia memiliki ribuan santri dan tinggal bersama istrnya Umi Arifa di Kabupaten Malang. (aca/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Sambangi Kiai NU di Malang, Emil Disebut Pemimpin Muda dan Berprestasi"