Saham Garuda Dijual Karena Rosa Ditangkap KPK

Tidak ada komentar 9 views

JAKARTA (suarakawan.com) – M Nur Hasyim, adik terdakwa Muhammad Nazaruddin menangatakan pembelian saham PT Garuda merupakan inisiatif Wakil Direktur Keuangan Permai Grup. Menurut Hasyim proses pembelian Saham dilakukan Yulianis melalui Munadi Herlambang melalui lima anak perusahaan Permai Grup dengan menggunakan cek. Hasyim menyebut Yulianis memalsukan tanda tangan pimpinan di dalam formulir pembelian saham.

“Cek dari masing-masing perusahaan sudah di tangan Yulianis. Yang dipalsukan surat permohonan pembelian saham,” M Nur Hasyim, adik terdakwa Muhammad Nazaruddin, saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Rabu (07/03).

Namun belakangan lanjut Hasyim, saham PT Garuda Indonesia senilai Rp308 miliar diputuskan dijual karena Mindo Rosalina Manulang tertangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Penjualan ditandatangani lima direktur yang tergabung dalam konsorsium,” katanya.

Seperti diketahui, Berdasarkan pengakuan Yulianis dalam persidangan beberapa waktu lalu uang senilai Rp300,8 miliar sempat digelontorkan untuk pembelian saham, saat perusahaan tersebut sedang melakukan IPO Februari tahun lalu.

Saham Garuda itu dibeli lewat lima perusahaan yaitu Permai Raya Wisata membeli 30 juta lembar saham senilai Rp 22,7 miliar, Cakrawala Abadi membeli 50 juta lembar saham senilai Rp 37,5 miliar, Eksharetek membeli 165 juta lembar saham senilai Rp 124,1 miliar, Pasific membeli 100 juta lembar saham Rp 75 miliar, dan Dharmakusuma membeli 55 juta lembar saham senilai Rp 41 miliar.(mad/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Saham Garuda Dijual Karena Rosa Ditangkap KPK"