Saham Asia Tetap Terpuruk

Seorang Pialang Saham Melihat papan Indikator Di Bursa Nikkei

TOKYO (suarakawan.com) – Saham Asia turun untuk selama empat hari belakangan, setelah harga minyak jatuh di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global yang lambat dan nilai tukar yen jatuh, sehingga menjatuhkan prospek pendapatan bagi eksportir Jepang.

Sony Corp misalnya pengekspor elektronik no 1 di Jepang kepada berbagai konsumen di Dunia, kehilangan 2 persen di Tokyo. Canon Inc (7751), perusahaan pembuat kamera terbesar di dunia, merosot 3,3 persen. Woodside Petroleum Ltd, Australia, perusahaan minyak terbesar kedua dan produsen gas, kehilangan 1,1 persen di Sydney. Macquarie Group Ltd, bank investasi Australia yang berkembang di Asia, Eropa dan Amerika, jatuh 2,9 persen setelah Citigroup Inc merekomendasikan investor untuk menjual saham.

MSCI Asia Pacific Index tergelincir 0,1 persen menjadi 133,44 di Tokyo, dengan sekitar tiga saham turun untuk setiap dua yang meningkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Indeks itu pekan lalu tertutup catatan kerugian terbesar sejak runtuhnya Lehman Brothers Holdings Inc pada tahun 2008 sebagai laporan menunjukkan pertumbuhan manufaktur dari China, AS dan Eropa melambat di bulan Mei dan perusahaan-perusahaan Amerika mempekerjakan pekerja lebih sedikit dari perkiraan, memperpuruk ekonomi global.

“Investor memiliki kepedulian mendalam tentang ekonomi AS,” kata Fumiyuki Nakanishi, strategist di Tokyo dan satu grup dengan SMBC Securities Co.

Fumiyuki menambahkan, investor akan mengawasi pergerakan berjangka AS untuk memeriksa apakah saham AS akan berhenti jatuh.(bloommberg/jto/nas).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *