Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Setnov Safari Ramadan di Jawa Timur, Ini Alasannya

04 Jun 2017 // 10:04 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

setnov

GRESIK (suarakawan.com) – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto melakukan safari Ramadan ke sejumlah daerah di Jatim. Safari Ramadan 2017 ini dimulai dari Kota Gresik yang dikenal dengan kota santri dan kota wali, Minggu (4/6).

Jika Safari Ramadan tahun sebelumnya dimulai dari ujung pulau Sumatera, tepatnya Kota Banda Aceh, maka tahun ini, Novanto memilih Jawa Timur. Alasannya selain ingin memperkuat hubungan dengan kalangan Nahdlatul Ulama (NU) atau nahdliyin juga karena Jawa Timur akan menghadapi Pilkada 2018.

“Ini bukti Partai Golkar begitu dekat dengan umat Islam, khususnya dengan ulama dan pondok pesantren,” kata Novanto di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Al-Istiqomah Bunga Gresik.

Sebelum datang ke pesantren, Novanto mengunjungi Pendopo Bupati Gresik. Dalam acara itu,Ketua DPR ini menjelaskan, ujian dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dewasa ini, yaitu ancaman terhadap ideologi Pancasila. Menurut dia, ada golongan yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

“Ada sikap tidak toleran dan rasa kebencian antar kelompok di masyarakat. Ini semua merobek persatuan dan kebersamaan sebagai bangsa yang berbinneka,” kata Novanto.

Sebagai Ketua Umum Golkar, ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu padu menjaga Pancasila, melaksanakan dan mengamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Golkar mendukung kebijakan Presiden Jokowi membentuk Unit Kerja Pembinaan Ideologi Pancasila,” tegas dia.

Dia juga memaparkan, peran ulama dan tokoh-tokoh Islam dalam perumusan Pancasila serta dalam perjuangan menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan, seperti peristiwa 10 November 1945. Karena itu, Golkar menentang setiap upaya yang ingin memperhadapkan umat Islam dan Pancasila.

Di akhir sambutannya ia mengajak pimpinan pesantren untuk menebar kebaikan dan kebajikan, mengembangkan sikap toleran dan menghargai perbedaan serta menjadikan pesantren sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Novanto mengingatkan, agar umat Islam meneladani perjuangan Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim yang berjuang lewat dakwah Islam dan perdagangan, sehingga ajaran Islam cepat menyebar ke berbagai pulau di Nusantara. (mer/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini