RW 03 Kedung Baruk Targetkan Bebas Gakin Tahun 2015

salah satu ukm yang ada di RW 03 Kedung Baruk

SURABAYA (suarakawan.com)-Sebagai kampung ketiga di Indonesia yang memiliki rencana strategis kampung 2010-2015, maka wajar jika RW 03 kampung Kedung Baruk menargetkan untuk bebas dari gakin pada tahun 2015 mendatang melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi.

Saat ini di RW 03 Kedung Baruk ada sekitar 218 keluarga miskin. Namun, kini lima kepala keluarga miskin di antaranya sudah berdaya atau lepas dari status keluarga miskin berkat pendampingan yang dilakukan oleh Pusdakota Ubaya yang didukung oleh Sampoerna.

Ketua RW 03 Kedung Baruk, Samuji yang ditemui di Pembukaan EKSTRA (Eksposisi, Sarasehan, dan Temu Wicara Regional Kampung Ekonomi Kreatif), di Surabaya, Sabtu (11/06) mengaku bahwa peningkatan kesejahteraan merupakan target utama dari RSK yang mereka susun.

“Bahkan saat ini lima kepala keluarga miskin tersebut juga mampu mengajak sejumlah tetangga di kawasan serupa untuk menekuni usaha sama yakni bergerak di bidang Usaha Kecil Menengah (UKM),” papar Samuji.

Saat ini, lanjut Suwaji, diwilayahnya telah berdiri empat UKM antaranya UKM Srikandi, UKM Bari’an, dan UKM PKK yang menghasilkan beberapa produk.

“Mereka ada yang bergerak di bidang usaha pembuatan makanan semi basah seperti manisan mangga, ‘blonceng’, dan jahe. Selain itu, memproduksi aneka kue kering seperti putri salju dan semprit,” katanya.

Lalu, tambah dia, UKM Tempe RW 03 Kedung Baruk menghasilkan beragam tempe dengan 12 rasa. Yang menarik, jika produk tempe yang dihasilkan tak terjual semua, maka sisanya diolah menjadi tepung.

“Upaya menjadi kampung ekonomi kreatif tersebut terwujud berkat kerja sama dengan PT HM Sampoerna Tbk, Pusat Pemberdayaan Komunitas Perkotaan/Pusdakota, dan Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia/AKSI,” katanya.

Mengenai kegiatan tersebut, “Manager Contributions, and CSR” PT HM Sampoerna Tbk, Santi Djiwandono, melanjutkan, langkah strategis ini bukti kepeduliannya sebagai pelaku bisnis terhadap pengembangan ekonomi kreatif.

“Namun konsep kami hanya tut wuri handayani, kami dukung apa yang menjadi program mereka. Seperti memberikan pelatihan dan pendampingan bersama pusdakota Ubaya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” tegasnya. (nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "RW 03 Kedung Baruk Targetkan Bebas Gakin Tahun 2015"