Rumah Lahir Bung Karno Bekas Orang Belanda

Rumah lahir bung Karno

SURABAYA (suarakawan.com)-Rumah didaerah di Jalan Pangadelan peneleh no IV/40 sebagai rumah kelahiran Bung Karno ini ternyata berasal dari asal mula dari pihak keturunan orang Belanda. Hal ini ditegaskan Pemilik Rumah, H. Zainal Arifin saat ditemui di sela – sela peresmian rumah di Pangadelan peneleh Surabaya, Senin (06/06).

“Asal mulanya berasal dari orang Belanda yang dulu pernah tinggal di daerah Pengadelan ini, lalu kemudian pihak dari Tim Soekarno Institute melakukan penelitian Belanda untuk mengecek hasil informasi tersebut,” jelas H. Zaenal.

Dikatakannya rumah yang memiliki luas 6 x 14 tersebut tidak ada renovasi signifikan yang menghilangan kesan kuno rumah tersebut. Di depan rumah itu berdiri sebuah banner besar lengkap dengan foto besar Soekarno bertuliskan ‘Di kampung ini lahir Bung karno penyambung lidah rakyat Indonesia, penggali Pancasila’.

“Rumah ini tetap sesuai dengan aslinya mulai dari atap rumahnya, temboknya, hingga kayunya, Cuma bagian depan saja yang kita tambahkan yaitu tembok dengan keramik saja,” jelasnya.

Ketika ditanyai tentang ganti rugi yang direncanakan pemerintah ia mengatakan pihaknya akan menerima ganti rugi tersebut sesuai dengan nilai rumah sekarang. “ Keluarga saya akan terima ganti rugi tersebut namun harus sesuai dengan kondisi sekarang,” tegasnya.

Dalam acara itu, diresmikan juga prasasti tempat Soekarno pernah bersekolah di Surabaya yakni di Hogere Burger School (HBS) pada tahun 1917 – 1920. Sekarang sekolah itu sudah beralih fungsi menjadi kantor pos besar di Jalan Kebon Rojo 10.

Sebelumnya, setelah diresmikan dan ditandangani prasasti sebagai tempat lahirnya Presiden Pertama Soekarno oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini Senin di jalan Pangadelan, pihak pemkot Surabaya akan menjadikan tempat rumah lahirnya Bung Karno sebagai tempat museum sejarah Indonesia.

“Pemkot Surabaya saat ini sudah mengirimkan surat kepusat untuk menjadikan rumah tersebut menjadi museum sejarah, karena disini merupakan tempat lahirnya Bung Karno yang merupakan presiden RI,” ujar Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. (aca/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *