RSBI/SBI Dinilai Ganggu Rasa Ketidakadilan

Tidak ada komentar 5 views

Jakarta – Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra) meminta DPR RI dan Kementerian Pendidikan Nasional mengkaji ulang keberadaan program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) maupun Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

“Hanya mengahambur-hambur uang negara alias hanya memberikan subsidi uang negara kapada orang-orang kaya saja. Selain itu, keberadaan RSBI atau SBI sangat menganggu rasa ketidakadilan terhadap hak-hak orang-orang miskin untuk menerima pendidikan yang adil. Karena, orang miskin hanya mendapat alokasi anggaran sangat minim dari negara,” kata Uchok Sky Khadafi, Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, dalam siaran persnya, Kamis (24/3).

Ucok mengatakan, dalam paraktiknya sudah pasti anak-anak orang kaya lebih banyak menerima alokasi anggaran dari negara atas nama sekolah standar international. Menurut Ucok kedua program tersebut mendapatkan anggaran dari pemerintah sehingga sangat bersaing dengan program sekolah standar nasional yang telah dirintis oleh pemerintah pusat.

“Tetapi, persaingan program RSBI atau SBI dengan Sekolah berstandar nasional tidak memiliki rasa keadilan dari sudut alokasi anggaran,” jelas Ucok.

Hal ini bisa dilhat dari alokasi anggaran pada tahun 2011, dimana pemerintah melalui kementerian pendidikan nasional mengalokasikan anggaran sebesar Rp289 miliar untuk dipergunakan untuk RSBI atau SBI. Sedangkan untuk sekolah standar nasional, pemerintah hanya memberikan alokasi anggaran sebesar Rp250 miliar.

Lebih jauh, Ucok menjelaskan, ketidakadiklan itu bisa dilihat dari pemerintah memberikan bantuan alokasi anggaran sebesar Rp192 juta untuk satu SD bertaraf international. Sedangkan hanya sebesar Rp128 juta untuk satu SD bertaraf nasional.

“Selain itu, alokasi anggaran untuk pembinaan menuju SBI, pemerintah memberikan bantuan persekolah sebesar Rp253 juta untuk satu sekolah. Sedangkan, alokasi anggaran untuk pembinaan menuju sekolah standar nasional, pemerintah hanya memberikan alokasi anggaran sebesar Rp73 juta untuk satu sekolah,” paparnya. (po/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "RSBI/SBI Dinilai Ganggu Rasa Ketidakadilan"