Rp 49,3 Triliun Kredit Bank Bermasalah

1 komentar 19 views

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loan/NPL) perbankan pada awal April 2011 mencapai Rp 49,3 triliun atau 4,58% dari total kredit perbankan yang sebesar Rp 1.773,8 triliun.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah mengatakan NPL perbankan tercatat bilamana kredit masuk kolektibilitas 3,4 dan 5.

“Kredit NPL atau yang masuk kolektibilitas 3,4 dan 5 per 11 April 2011 mencapai 4,58% dari total kredit perbankan,” ujar Difi kepada detikFinance, Selasa (19/4/2011).

Dihubungi secara terpisah, Kepala Biro Sistem Pembayaran Bank Indonesia Aribowo mengatakan debitur akan masuk di negatif list atau biasa disebut daftar hitam nasabah ketika masuk kolektibilitas 3.

“Di Sistem Informasi Debitur ada istilah daftar negatif dan positif. Ketika masuk NPL di kolektibilitas 3 maka debitur masuk daftar hitam tersebut,” ungkap Aribowo.

Menurutnya, nasabah yang sudah masuk daftar hitam tersebut dikenal juga dengan istilah ‘blacklist’. Jadi sambung Aribowo nasabah tidak akan bisa mendapatkan kredit baru dari bank.

“Sampai nantinya nasabah melunasi tunggakan kreditnya. Setelah itu nama debitur akan keluar dari negatif list sehingga bisa mendapatkan kredit baru. Jika masih menunggak ya tidak bisa ambil kredit baru,” kata Aribowo. (dru-qom/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Rp 49,3 Triliun Kredit Bank Bermasalah"