ROTI BASI: BBPOM Mengatakan Produsen Harus Bertanggung Jawab

SURABAYA (suarakawan.com) – Terkait beredarnya roti kadaluarsa di sekolah dan warung di Surabaya, yang berhasil di bongkar Unit V Reskrim Porestabes Surabaya (20/02), kejadian tersebut karena lemahnya pengawasan produsen, dalam hal ini adalah Sari Roti.

Menurut Endang Pudjiwati Kepala BBPOM Surabaya, produsen harus bertanggung jawab dengan beredarnya roti tersebut. Sebab, produsen tidak mengetahui hasil produksinya jatuh ditangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal, produsen harus bisa melakukan pengawasan sampai ke tingkat distribusi yang paling bawah.

“Produsen harus bertanggung jawab. Karena produsen harus bisa menjamin bahwa produksinya yang beredar harus layak untuk dikonsumsi dan yang sudah tidak layak lagi dan beresiko terhadap kesehatan tidak boleh jatuh ke orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Endang saat dihubungi via telepon, Selasa (21/02).

Endang juga menjelaskan, bahwa sebenarnya pengawasan ada 3 pilar. Yang pertama pengawasan yang harus dilakukan produsen, kemudian pengawasan dari Pemerintah dan pengawasan dari masyarakat.

Untuk BBPOM sendiri hanya mengawasi ditingkat izin edar, serta produk Makanan Dalam Negeri. Sebab, untuk yang beredar terkait hasil ungkap Polrestabes Surabaya, pelaku memang tidak mempunyai ijin edar. “Bungkus rotinya kan sudah diganti dengan kemasan kosong,” lanjut Endang.

Dengan kejadian ini, BPOM berharap juga bisa melapor jika ada makanan yang sekiranya patut dicurigai. Ada beberapa contoh makanan yang tidak layak edar atau sudah kadaluarsa dan berbahaya bagi masyarakat awam yang tidak mengetahui, misalkan, warna kemasan yang sudah pudar serta bentuk fisik dan bauh tak sedap pada makanan tersebut. “Biasanya kalau dimakan, rasanya sedikit anyir.” Lanjut Endang. Sebab, laporan masyarakat akan langsung ditindak oleh BPOM. Jika terbukti tidak layak, maka akan ditarik dan dimusnahkan.

Sekedar diketahui, Lantaran jual roti yang sudah basi, MS (46), warga Dukuh Bulak Banteng Surabaya, akhirnya diamankan anggota Polrestabes Surabaya. Selain mengamankan MS, polisi juga menyita barang bukti 6 karung roti merek Sari Roti kadaluwarsa dan plastik polos ukuran 1 Kg serta roti basi yang sudah dikemas dalam plastik polos siap jual. (Bs/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "ROTI BASI: BBPOM Mengatakan Produsen Harus Bertanggung Jawab"